Miris! Warga Kampung Bayam Hidup Tanpa Listrik dan Air, Anies: Nanti Kita Beresin Bersama

AKURAT.CO Momen haru terjadi saat calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan bertemu dengan warga Kampung Bayam sebelum acara Desak Anies di Hallf Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2023).
Dalam video yang beredar, sejumlah warga Kampung Bayam datang menghampiri anis sambil menangis. Bahkan, di antaranya ada yang mencurahkan kegelisahannya karena Rumah Susun Kampung Bayam sampai saat ini belum bisa ditinggali.
"Pak, nasib kami gimana, belum ada kepastian tempat tinggal," kata pria itu di salah satu warga Kampung Bayam di lokasi acara.
Anies merespons keluhan warga dengan meminta mereka untuk bersabar dan menunggu beberapa bulan ke depan agar masalah tersebut dapat diselesaikan bersama-sama.
"Yaudah, nanti kita beresin bersama. Bismillah ya, sabar dulu ya. Beberapa bulan lagi," kata Anies.
Baca Juga: Pemprov DKI Jamin Pembangunan Stadion BMW Tak Terlantarkan Warga Kampung Bayam
Sontak saja, pertemuan Anies dengan sejumlah warga Kampung Bayam menjadi trending topik di platform X. Bahkan, banyak netizen yang memberikan dukungan kepada calon presiden nomor urut 1 itu.
Mereka juga mendesak PJ Gubernur DKI Jakarta untuk menyelesaikan permasalahan ini agar warga Kampung Bayam mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
"@DKIJakarta, emang masalahnya dimana koq bisa warga kampung bayam belum bisa menempati?," tulis salah satu netizen.
"Ga ada mo gugat pj gubernur apa yah ini? Ini hak warga yang ditahan-tahan gini udah dzalim namanya mau apapun alasannya gw dari tadi mo maki-maki tapi gw tahan," ujar lainnya.
Sementara itu, ketika diwawancarai, Anies mengungkapkan fakta-fakta mengenai Kampung Bayam. Ia juga mengaku bahwa warga Kampung Bayam saat ini tidak mendapatkan fasilitas yang layak seperti listrik dan air di wilayah tersebut.
"Mereka terlantar dan sebagian berada di situ tanpa ada listrik, tanpa ada fasilitas air, jadi selama ini dibantu oleh teman-teman untuk mereka bisa hidup," tuturnya.
Baca Juga: 5 Fakta Iklan Videotron Anies Baswedan yang Di-takedown Sepihak, Nomor 4 Tak Terduga
Selain itu, Kampung Bayam juga termasuk dalam kelompok masyarakat yang lemah di Jakarta. Hal ini yang membuat Anies mendesak pemerintah agar lebih memperhatikan kelompok-kelompok lemah di Jakarta.
"Mereka adalah kelompok masyarakat yang lemah di Jakarta," ujar Anies
"Karena bagi saya juga ini tuh seperti saudara saya sendiri dan saya bilang tadi negara itu harus bersifat kasih dan sayang kepada rakyat itu dan ini yang kecil yang butuh bantuan negara," sambungnya.
Seperti diketahui, warga Kampung Bayam adalah kelompok masyarakat yang terdampak oleh proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Meski begitu, eks Gubernur DKI Jakarta tidak mengabaikan mereka, melainkan memberikan tempat tinggal baru bagi yang terdampak penggusuran. Namun, pembangunan kompleks perumahan untuk warga Kampung Bayam baru dimulai setelah proyek JIS selesai.
Sayangnya, masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI telah berakhir ketika proyek JIS selesai. Dengan begitu, proyek hunian Kampung Bayam harus dikelola oleh pejabat yang baru.
Namun, pejabat Gubernur DKI saat ini masih belum juga menuntaskan hunian yang merupakan hak warga Kampung Bayam itu. Hal ini yang membuat Anies sedih karena tidak ada kejelasan untuk sejumlah warga desa tersebut.
Baca Juga: Hunian Layak Bagi Warga Kampung Bayam Mulai Dibangun, Selesai Bulan September
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri









