Survei Indikator: Prabowo-Gibran Unggul Telak di Kalangan Pemilih Muslim dan Ormas Islam
Atikah Umiyani | 18 Januari 2024, 17:37 WIB

AKURAT.CO Paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, berhasil menguasai suara di kalangan pemilih muslim dan ormas Islam. Hal itu tercatat dalam hasil terbaru yang dirilis Survei Indikator Politik Indonesia.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, keunggulan pertama Prabowo-Gibran terjadi pada kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Adapun, elektabilitas Prabowo-Gibran di kalangan NU sebesar 49,4 persen. Kemudian diikuti oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 22,9 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 22,4 persen.
"Pada basis NU, Prabowo-Gibran cenderung menguat, Anies-Muhaimin stagnan dan Ganjar-Mahfud cenderung menyusut," kata Burhanuddin dalam keterangannya dalam rilis survei, Kamis (18/1/2024).
Sementara di kalangan Muhammadiyah dan lainnya, elektabilitas Prabowo-Gibran masih yang teratas yakni sebesar 45,5 persen. Kemudian di posisi kedua, Anies-Muhaimin sebesar 37,6 persen, dan Ganjar-Mahfud berada di posisi paling buncit 14,2 persen.
Burhanuddin juga memaparkan fenomena elektabilitas paslon di kalangan pemilih muslim yang tidak tergabung dengan ormas manapun. Pada kriteria itu, Prabowo-Gibran memeroleh elektabilitas sebesar 41,6 persen, Anies-Muhaimin 33,4 persen, dan Ganjar-Mahfud 17,8 persen.
Adapun, survei Indikator ini dilakukan pada periode 30 Desember 2023 sampai 6 Januari 2024, dengan sampel sebanyak 1.200 responden. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








