Serang Prabowo Lewat Utang Luar Negeri, Anies: Utang Harus Digunakan untuk Aktivitas Produktif Bukan Membeli Alutsista Bekas
Citra Puspitaningrum | 7 Januari 2024, 20:46 WIB

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, kembali memberikan pernyatan pedas kepada rivalnya Prabowo Subianto pada debat capres, Minggu (7/1/2024).
Pasangan Cak Imin itu menilai bahwa utang yang didapat dari luar negeri tidak layak digunakan untuk keperluan yang tidak produktif. Salah satunya Anies menyebutkan seperti pembelian alutsista bekas dengan dalih pertahanan negara.
"Utang-utang yang kita gunakan untuk aktivitas produktif. Jangan utang itu digunakan untuk kegiatan yang non produktif. Misalnya utang dipakai untuk membeli alutsista bekas Kementerian Pertahanan," kata Anies di Istora Senayan, Jakarta.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, utang yang didapat dari luar negeri harus dikelola dengan baik dan memiliki tujuan untuk mensejahterakan rakyat.
Oleh sebab itu, ia berjanji apabila terpilih sebagai presiden 2024 akan lebih selektif ketika situasi mengharuskan untuk berhutang ke luar negeri.
"Yang tidak kalah penting adalah melakukan pengembangan skema-skema yang lebih kreatif dalam mencari utang luar negeri. Termasuk pelibatan swasta, lalu memastikan bahwa ada perluasan wajib pajak yang harapannya nanti memperkuat GDP kita di samping mengurangi kebocoran pajak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








