AKURAT.CO Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) tak mau merisaukan politisasi bansos. Kapten Timnas Amin, Muhammad Syaugi Alaydrus menegaskan bansos sudah menjadi kewajiban negara, dan bukan jadi tanggung jawab kandidat paslon tertentu.
Syaugi tidak mau membenarkan atau membantah aspirasi dari paslon capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud yang mengusulkan agar bansos disetop selama Pemilu 2024. Namun dirinya menegaskan bansos merupakan tanggung jawab negara, bukan perorangan.
"Sudah disampaikan dari Pak Anies maupun Pak Muhaimin, bansos itu memang kewajiban negara," kata Syaugi, di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Minta Pemerintah Setop Bagikan Bansos Selama Pemilu
Secara terpisah, Ganjar mengatakan pembagian bansos merupakan hak masyarakat dan tak boleh dipolitisasi. Pada masa kampanye ini, bansos bisa dijadikan media untuk kampanye terselubung.
"Sekarang bansos sudah menjadi komoditas yang baunya politik, ya. Dulu ada yang menyampaikan jangan pilih Ganjar, nanti dia akan menghentikan bansos. Statement seperti itu rasa-rasanya tidak mengerti aturan, begitu," kata Ganjar, di Boyolali, Jateng.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









