MNC Group, Stasiun TV Penyelenggara Debat Ketiga Ditolak Tim Paslon 2
Citra Puspitaningrum | 29 Desember 2023, 17:48 WIB

AKURAT.CO Stasiun televisi (TV) yang kali ini mendapatkan giliran untuk menyiarkan debat capres ketiga yakni MNC Group mendapatkan penolakan dari tim pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KPU RI, debat ketiga akan disiarkan oleh media TV nasional MNC Group. Kabar penolakan ini terkonfirmasi saat pelaksanaan rapat persiapan debat ketiga bersama TV yang dilaksanakan KPU RI di Ruang Sidang Utama Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/12/2023) kemarin.
Usai rapat pleno kemarin, terlihat beberapa orang berseragam MNC Group pergi meninggalkan ruang sidang. Disebutkan dari salah seorang karyawan MNC bahwa ada penolakan dari salah satu tim pasangan capres-cawapres karena diduga TV tersebut terafiliasi dengan pasangan capres-cawapres lainnya.
Informasi ihwal penolakan MNC Group menyiarkan debat ketiga sudah dikonfirmasi kepada Ketua KPU RI, Hasyim Asyari melalui pesan singkat. Namun pimpinan KPU RI itu tak kunjung meresponnya.
Berdasarkan penelusuran, MNC Group mendapat penolakan dari tim pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai informasi, pelaksanaan debat ketiga akan berlangsung pada 7 Januari 2024, dan menjadi sesi debat kedua bagi 3 capres yaitu capres nomor urut 1 Anies Baswedan, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.
Tema debat ketiga akan membahas isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







