Sama Seperti Bung Karno, Prabowo Juga Punya Cita-cita Sejahterakan Kaum Marhaen
Atikah Umiyani | 18 Desember 2023, 15:47 WIB

AKURAT.CO Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto disebut punya komitmen untuk mewujudkan cita-cita luhur dari Bung Karno, terutama mengenai kesejahteraan kaum buruh, petani, dan nelayan, yang biasa disebut sebagai kaum Marhaen.
Menurut Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, komitmen itu dibuktikan dengan langkah Prabowo berziarah ke Makam Bung Karno dan menghadiri acara deklarasi Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia di Stadion Soekarno Hatta.
“Sudah sangat jelas, dan mungkin semua juga sudah tahu dari dulu Pak Prabowo adalah seorang pengagum Bung Karno. Terlihat dari yang kecil seperti cara berpakaian, sampai dengan visi misi beliau, yang juga berkomitmen mewujudkan cita-cita Bung Karno. Diantaranya usaha untuk mensejahterakan kaum Marhaen," kata Budiman di Jakarta, Senin (18/12/2023).
Budiman mengatakan, komitmen untuk memperkuat tenaga kaum marhaen adalah bagian dari roadmap mencapai Indonesia Maju yang digagas Prabowo yang akan diwujudkan melalui sejumlah program unggulan.
“Contohnya, progam makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren adalah untuk memperbaiki gizi dan membantu para orang tua. Nantinya akan mencakup 82,9 juta anak, dan diawal akan diprioritaskan kepada yang paling membutuhkan, terutama kaum marhaen, yaitu buruh, termasuk buruh tani, petani dan nelayan,” tuturnya.
Budiman melanjutkan, program lainnya yaitu modernisasi pertanian dengan membangun rice milling unit di desa-desa yang dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) juga ditujukan untuk kesejahteraan para petani.
“Hasil panen gabah petani nantinya akan memiliki jaminan pasar dan kualitas yang baik, setara atau bahkan lebih baik dari kualitas impor. Ini juga bentuk penguatan kualitas hidup kaum Marhaen,” ucapnya.
Budiman mengatakan, Prabowo juga akan mendukung program Presiden Joko Widodo yang sudah pro terhadap kaum Marhaen, seperti mendistribusikan lahan bagi petani dan penggarap dalam Perhutanan Sosial dan Reforma Agraria.
“Termasuk juga pembebasan pajak bumi bangunan untuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD) sebagai insentif agar tidak terjadi alih fungsi lahan. Ini memberikan apresiasi kepada petani kecil kaum marhaen yang setia memproduksi tanaman pangan,” tuturnya.
Bung Karno, lanjut Budiman, menyatakan bahwa strategi gerakan-gerakan yang juga coba diwujudkan oleh Prabowo ini sebagai Machtsvorming dan Machtsaanwending, yakni penggalangan kekuatan rakyat dan pendayagunaannya.
"Keduanya untuk mencapai kemakmuran dan kemajuan bangsa dengan memperkuat tenaga kaum marhaen. Kedatangan pak Prabowo ke Blitar adalah dalam rangka memajukan para kaum marhaen ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







