Akurat Logo

Mega-SBY Bicara Netralitas, Satu Melawan Satu Menenangkan

Roni Anggara | 1 Desember 2023, 16:17 WIB
Mega-SBY Bicara Netralitas, Satu Melawan Satu Menenangkan

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan suksesornya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sama-sama menyinggung netralitas aparatur negara pada pelaksanaan Pemilu 2024. Bedanya Mega melempar sinyal siap melawan, SBY mencoba menenangkan.

Kedua presiden yang masih aktif berpolitik menyampaikan pandangan dalam forum berbeda. Seolah menyusul Mega yang berbicara di hadapan relawan Ganjar-Mahfud, SBY juga menyinggung isu netralitas ketika membekali calon legislatif Partai Demokrat, di Cirebon, Jabar, Kamis (30/11/2023).

"Mereka milik negara, mereka milik semua, mereka milik rakyat. Tolong itu (netralitas) ditegakkan. Bisa kok memenangi pemilu sambil menjaga netralitas," kata SBY.

Baca Juga: Demokrat Tolak SBY Disebut Setengah Hati Dukung Prabowo-Gibran

Sementara Mega ketika berbicara dalam rakornas relawan, di JiExpo Kemayoran, Senin (27/11/2023), meminta relawan untuk tidak takut dalam bersuara, memastikan warga tidak golput, dan siap meladeni tekanan. Mega juga menyinggung aparat untuk bersikap netral.

SBY menegaskan ada dua prioritas partai dalam Pemilu 2024 yakni, memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dalam pilpres, dan memenangkan Demokrat. Namun, dirinya menyinggung kesuksesan Pemilu 2024 menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Megawati Jengkel, Singgung Penguasa Berwatak Orde Baru

Ketua Majelis Tinggi Demokrat mengingatkan bahwa Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari dunia karena mampu menggelar serangkaian pemilu secara aman dan damai. Maka seluruh aparatur negara seperti TNI, Polri, BIN dan BUMN diminta untuk menjaga netralitas.

"Semua harus bertanggung jawab. Negara bertanggung jawab, pemerintah bertanggung jawab dan lainnya bertanggung jawab. Kompetisi boleh keras, seru, tapi jangan sampai tidak aman dan tidak damai. Kasihan rakyat nanti," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.