Akurat Logo

Eks Kader Demokrat Dukung Ganjar-Mahfud, Yakin Direstui SBY

Paskalis Rubedanto | 28 November 2023, 17:37 WIB
Eks Kader Demokrat Dukung Ganjar-Mahfud, Yakin Direstui SBY


AKURAT.CO Eks Kader Demokrat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Pendiri Deklarator Kader (FKLPDK) yakin langkah mereka mendukung Ganjar-Mahfud, mendapat restu dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketum FKLPDK Sahat Saragih meyakini SBY juga setengah hati mendukung Prabowo-Gibran. FKLPDK yang beranggotakan eks kader Demokrat dan simpatisan Prabowo, memilih untuk mendukung capres-cawapres nomor urut 3, karena pertimbangan putusan MK yang ditengarai hasil itervensi itu.

"Yang pasti FKPDLK migrasi ke Ganjar dari Prabowo, cabut haknya dari Prabowo karena alasan dalam pidato saya (putusan MK). Saya yakin rakyat setuju dengan apa yang saya katakan dan saya boleh katakan juga, SBY juga setuju," kata Sahat seusai mendeklarasikan dukungan Ganjar-Mahfud, di Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Baca Juga: Kampanye Dimulai, Pendukung Prabowo-Eks Kader Demokrat Bermigrasi Ke Ganjar-Mahfud

FKPDLK menilai langkah memuluskan Gibran Rakabuming sebagai cawapres dengan jalur MK telah mencederai konstitusi. Poin tersebut masuk dalam tujuh alasan FPDLK mengalihkan dukungan kepada Ganjar-Mahfud.

Sahat juga mengindikasikan SBY tak suka menggunakan tangan MK untuk memuluskan langkah Gibran maju. Setengah hatinya Demokrat mendukung Prabowo-Gibran, dapat dilihat dari baliho partai berlogo mercy yang tidak menampilkan foto putra sulung Presiden Jokowi itu.

"Tidak ada gambar Gibran," ujarnya.

Baca Juga: Relasi Megawati-Penguasa Sudah Lo Jual Gue Beli, Disentil Balik Gerindra

Dia menilai SBY merupakan negarawan, dan bisa memaklumi sikap barisan atau mantan kadernya yang memilih opsi berbeda.

"Jadi, arti spanduk enggak ada Gibran itu adalah berkeadilan dan berkemakmuran," selorohnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.