Penolakan Yenny Wahid Jadi Cawapres Wajar, Elektabilitas AHY Lebih Good

AKURAT.CO, Penolakan putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan dianggap wajar.
Sebabnya, Yenny bukan kader salah satu partai anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Sudah pasti dari koalisi menolak Yenny Wahid karena dari luar, yang tentu kontradiktif dengan internal KPP. Dari KPP kan ada kandidat dari PKS dan Demokrat," kata analis politik Ujang Komaruddinj saat dihubungi di Jakarta, Jumat (11/8/2023).
Ujang menambahkan sosok Yenny Wahid apabila dilihat berdasarkan elektabilitas sebagai capres masih kalah jauh dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Oleh karena itu menurutnya, penolakan yang disuarakan kader Demokrat sangat masuk akal.
"Yenny Wahid katakanlah bukan bagian dari salah satu kader dari ketiga partai itu (NasDem, PKS dan Demokrat). Belum lagi Anies sendiri yang bukan berasal dari kader partai juga," ujarnya.
Lebih lanjut dia menuturkan apabila Anies Baswedan dan Yenny Wahid tetap disandingkan bisa timbul permasalahan di KPP karena capres dan cawapres yang diusung tidak ada perwakilan dari kader ketiga partai koalisi.
"Buat apa ada ketua umum partai, buat apa ada kader partai jika tidak dicawapreskan. Padahal seperti AHY elektabilitasnya bersaing, lalu tidak dijadikan cawapres akan menjadi persoalan," tuturnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




