Akurat

DPR-Pemerintah Bahas Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Belarus

Khaerul S | 28 Januari 2019, 15:21 WIB
DPR-Pemerintah Bahas Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Belarus

AKURAT.CO, Komisi I DPR bersama pemerintah membahas pengesahan persetujuan kerja sama Indonesia dengan Belarus tentang industri pertahanan (indhan) di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Pemerintah yang diwakili Menteri Pertahanan Ryamizad Ryacudu mengatakan bahwa kerja sama Indhan tersebut sangat penting dalam upaya membuka kesempatan bagi Indonesia untuk alih teknologi pertahanan.

"Pengesahan persetujuan kerja sama tentang industri pertahanan akan membuka kesempatan bagi Indonesia untuk alih teknologi indhan, intensifkan kerja sama, dan petakan landasan hukum," kata Ryamizad di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa Belarus sebagai negara pecahan Uni Soviet memiliki indhan yang setara dengan negara lain dan menawarkan kerja sama pertahanannya ke Indonesia dengan dilakukannya perawatan alat tempur.

Menurut dia, beberapa hal penting dalam indhan Indonesia dan Belarus meliputi alih teknologi, pengembangan, dan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Selain itu, Belarus juga menawarkan dukungan produk dan jasa dalam rekonstruksi pembuatan produk," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa hubungan baik Indonesia dan Belarus sudah terjalin selama 25 tahun sehingga diyakini dengan kerja sama dalam indhan dapat mempererat hubungan baik kedua negara.

Rapat kerja (raker) tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais dan Asril Hamzah Tanjung.
[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A