AKURAT.CO, Semakin menguatnya isu Munaslub adalah rangka mencari jalan keluar bagi persoalan-persoalan yang dialami partai Golkar saat ini.
“Tujuan kita murni agar kemudian palaksanaan Munaslub itu menjadi problem solving bagi perbaikan partai Golkar pada seluruh level,” kata Sekretaris DPD Golkar Sumatera Utara, Irham Buana Nasution saat dihubungi AKURAT.CO, Kamis (30/11).
Irham yang mengaku kini tengah berada di Jakarta menuturkan, sebanyak 29 DPD Partai Golkar se Indonesia termasuk Sumatera Utara baru saja menghadiri undangan Koordinator bidang perekonomian Golkar, Airlangga Hartarto dikediamannya di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (29/11) malam kemarin.
“Ya curah pendapat, silaturahmi dan berdiskusi terkait kondisi partai Golkar hari ini,” kata Irham.
Mantan ketua KPU Sumut ini menyebut, usai pertemuan dengan Airlangga, dirinya dan 29 DPD Golkar lainnya melanjutkan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor hari ini. Menurut dia, presiden juga berharap agar dilakukan percepatan perbaikan di internal Golkar.
“Tujuan mulia pak Jokowi adalah persoalan internal Golkar ini bisa diselesaikan secara baik, secara cepat, sehingga Golkar bisa lebih cepat mempersiapkan diri menghadapi Pilkada dan Pemilu,” katanya.
Sebelumnya Irham menuturkan rencana Munaslub sebenarnya sudah terdengar beberapa waktu lalu paska Setya Novanto tersangkut masalah dengan KPK. Rencana tersebut lanjut dia, telah menjadi bahan pertimbangan dan pemikiran dari internal partai Golkar, mulai dari dewan pembina, dewan pakar, dewan kehormatan, termasuk juga DPP partai bahkan DPD I se Indonesia.
“Dan itu terus menerus diikuti perkembangannya, dicermati kondisi faktual politik nasional dan ternyata pada satu titik hampir semua menyatakan bahwa dalam rangka perbaikan, dalam rangka menyongsong tahun politik 2018 dan pemilu dan pilpres 2019 dan untuk memfokuskan pemenangan bagi insan politik sekaligus dalam rangka meluruskan kembali jalan konsolidasi organisasi, maka kemudian di DPP juga sudah muncul rencana itu (Munaslub) termasuk DPD I, termasuk Sumut,” urainya.
Disinggung berhembusnya isu bahwa Munaslub akhirnya menguat adalah atas restu Presiden Jokowi, Irham menampiknya.
“Nggak ada itu, Munaslub itu muncul dari internal partai Golkar, bahwa kita memerlukan dukungan dari pemerintah kan dalam rangka menjaga stabilitas politik,” katanya.
Soal kepentingan politik Presiden Jokowi menjelang 2019, Irham mengaku bahwa Munaslub dan pertemuan dengan Presiden Jokowi tidak berhubungan.
“Gak ada relasi, karena ini lebih fokus pada Munaslub saja, relasi-relasi itu kan terbangun nanti,” ujarnya.
Kembali disinggung hubungan kehadiran Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie di resepsi pernikahan putri Jokowi di Medan, Irham kembali meminta agar tidak mengaitkan hal tersebut dengan kepentingan-kepentingan politik.
“Jangan dikait-kaitkanlah, pesta ya pesta, itu kebahagiaan, karena ruang politik itu jika dikait-kaitkan jadi kacau balau,” katanya.
Sementara itu, Irham menjelaskan, usai digelarnya berbagai pertemuan yang dihadiri sejumlah DPD Golkar se-Indonesia dan pengurus DPP, Munaslub direncanakan akan digelar Desember mendatang.
“Kesimpulannya kemungkinan besar Munaslub akan digelar Desember ini, mungkin di minggu ke tiga,” tutup Irham.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





