Indonesia–Peru Sepakat Perangi Narkotika dan Perdagangan Ilegal

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra sepakat memperkuat kerja sama dalam pemberantasan narkotika dan perdagangan ilegal yang membahayakan kedua negara.
Kesepakatan ini diumumkan dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/8/2025).
Prabowo menegaskan, langkah ini merupakan capaian penting untuk menjauhkan masyarakat dari ancaman dan pengaruh negatif.
“Kita sepakat juga kerja sama dalam pemberantasan narkotika, perdagangan ilegal, ini yang sangat membahayakan kedua negara kita,” kata Prabowo.
Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Peru.
Baca Juga: Puan Soal Tiga Eks Kader PDIP Gabung PSI: Monggo Saja
Dalam kesempatan ini, kedua negara menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Selain memerangi narkotika, kedua negara sepakat memperluas kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pangan, perikanan, pertambangan, transisi energi, hingga pertahanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah









