Puan Soal Tiga Eks Kader PDIP Gabung PSI: Monggo Saja

AKURAT.CO Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani, menanggapi keputusan tiga mantan kader PDIP yang bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut Puan, pindah partai adalah hak setiap individu sehingga tidak ada masalah jika ada kader atau mantan kader PDIP yang memilih langkah tersebut.
“Kalau kemudian seseorang atau tiga orang atau berapa orang sudah tidak berkeinginan untuk ada di dalam PDI Perjuangan, monggo saja,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/8/2025).
Ia menganggap perpindahan partai sebagai dinamika politik yang biasa terjadi, tanpa perlu diperpanjang.
Sebelumnya, tiga eks kader PDIP yang kini bergabung ke PSI adalah Ginda Ferachtriawan, Dyah Retno Pratiwi, dan Wawanto.
Ginda masuk PSI sebelum kongres partai pada 20 Juli 2025, sementara Dyah dan Wawanto bergabung beberapa waktu kemudian.
Ketiganya pernah menjabat sebagai legislator atau anggota DPRD Solo saat masih menjadi kader PDIP.
Baca Juga: Puan: Persiapan Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD Capai 90 Persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








