Kongres PDIP Dinilai Hanya Formalitas, Megawati Dipastikan Kembali Pimpin Partai

AKURAT.CO Kongres VI PDI Perjuangan (PDIP) yang rencananya digelar Juni 2025 diprediksi hanya akan menjadi ajang formalitas untuk mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyampaikan hal tersebut menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, yang menyebut kongres hanya tinggal mengukuhkan Megawati.
"Kalau itu benar, berarti tidak ada regenerasi kepemimpinan di PDIP. Partai akan tetap dipimpin Megawati yang sudah berusia lanjut hingga tahun 2030," kata Jamiluddin kepada wartawan, Minggu (11/5/2025).
Menurut Jamiluddin, secara politis keberlanjutan kepemimpinan Megawati merupakan upaya menjaga stabilitas internal partai. Ia menilai keberadaan Megawati akan meredam ambisi berbagai faksi di tubuh PDIP.
"Dipertahankannya Megawati tampaknya untuk membungkam keinginan pergantian ketua umum dari faksi tertentu," ujarnya.
Baca Juga: Kerusuhan di Lapas Muara Beliti, DPR Minta Pembenahan Tata Kelola Pemasyarakatan
Ia juga menduga, beberapa faksi internal mungkin didukung kekuatan eksternal yang ingin mengambil kesempatan untuk mempengaruhi arah PDIP melalui pergantian kepemimpinan.
"Bila Djarot mengatakan kongres hanya mengukuhkan Megawati, itu sinyal bahwa pintu bagi calon lain sudah tertutup," jelas Jamiluddin.
Lebih lanjut, ia melihat bahwa kondisi internal PDIP saat ini tidak sepenuhnya solid. Ada potensi pihak luar yang mencoba memanfaatkan momentum kongres dengan mendorong calon ketua umum lain.
"Pengganggu tersebut tampaknya ingin memanfaatkan faksi tertentu untuk mengajukan calon ketua umum alternatif," katanya.
Dengan menutup ruang munculnya calon lain, PDIP berharap kongres mendatang bisa berjalan mulus tanpa gejolak berarti.
"Faksi yang ingin mengganggu jalannya kongres sudah otomatis tereliminasi," pungkas Jamiluddin.
Baca Juga: Kode Redeem FF 11 Mei 2025: Klaim Skin, Emote dan Bundle Gratis Hari Ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






