Akurat Logo

Cak Imin Soal Pilpres 2029: Masih Lama, Jangan Tergesa-gesa

Paskalis Rubedanto | 23 April 2025, 23:58 WIB
Cak Imin Soal Pilpres 2029: Masih Lama, Jangan Tergesa-gesa

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, merespons santai dan sedikit menyindir wacana sejumlah partai yang mulai menggulirkan arah koalisi serta pencalonan untuk Pilpres 2029.

“Ya kan masih lama, tergesa-gesa,” kata Cak Imin saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Cak Imin yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) menilai pembicaraan politik lima tahun ke depan sebaiknya ditahan dulu.

Menurutnya, prioritas saat ini adalah menjalankan pemerintahan dengan maksimal, bukan sibuk berspekulasi soal pemilu mendatang.

“Tergesa-gesa amat sih. Baru jadi menteri 6 bulan,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga: PM Fiji Tiba di Jakarta, Siap Bahas Kerja Sama Strategis dengan Presiden Prabowo

Pernyataan ini disampaikan menyusul pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, yang secara terbuka menyatakan dukungan partainya agar Presiden Prabowo Subianto kembali maju dalam Pilpres 2029.

“Kalau presiden sudah jelas. PAN tetap dukung Pak Prabowo,” ujar Zulhas di DPP PAN, Jakarta, Minggu (20/4/2025).

Zulhas bahkan menyebut PAN dan Gerindra sebagai “koalisi sejati” yang sudah berjuang bersama selama 15 tahun.

Ia menyatakan siap mengawal pemerintahan hingga jangka panjang, bahkan jika perlu sampai tahun 2045.

“Kalau perlu kita lanjutkan pembangunan sampai 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Cak Imin memilih untuk tetap membumi dan menekankan pentingnya fokus pada agenda pembangunan dan pelayanan publik ketimbang terlalu dini membicarakan Pilpres.

Baca Juga: Pramono Apresiasi Aksi Heroik PPSU Mengadang Motor Nakal di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki Sindir Lemahnya Pengawasan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.