Yel-Yel Hidup Jokowi oleh Presiden Prabowo, PKS: Bentuk Memuliakan Tamu

AKURAT.CO Yel-yel Hidup Jokowi yang diteriakkan Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra menuai pro dan kontra.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil, menilai, seruan tersebut merupakan bentuk memuliakan tamu, yang juga merupakan ajaran dalam agama.
"Memuliakan tamu itu perintah agama. Sebagai insan beragama, hal itu wajar dilakukan," ujar Nasir saat dihubungi Akurat.co, Senin (17/2/2024).
Menurutnya, tindakan Prabowo sangat wajar mengingat dirinya sebagai tuan rumah dan saat ini menjabat sebagai Presiden RI, sementara Jokowi adalah mantan Presiden sekaligus ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Saksi Ahli: KPU Barito Utara Menyimpang, Sengketa Pilkada Berpotensi Pelanggaran Berat
"Tentu Presiden Prabowo harus memuliakan tamunya, yaitu Pak Jokowi. Apalagi, anak Pak Jokowi saat ini adalah Wapres dari Pak Prabowo," ujarnya.
Lebih lanjut, Nasir menambahkan bahwa Prabowo juga pernah menjadi Menteri Pertahanan di bawah kepemimpinan Jokowi, sehingga yel-yel tersebut tidaklah aneh.
"Selama lima tahun, Pak Prabowo pernah menjadi pembantu Presiden Jokowi sebagai Menhan. Jadi, tidak ada yang aneh saat beliau meneriakkan yel-yel 'Hidup Jokowi'," jelasnya.
Ia pun menegaskan, setiap orang memiliki persepsi yang berbeda terhadap kejadian ini. Namun, baginya, hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.
"Setiap orang punya pandangan masing-masing. Kalau menurut saya, ini hal yang biasa saja, tidak ada yang luar biasa," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









