Penjelasan Istana Soal Biaya Program Makan Bergizi Gratis Rp10 Ribu

AKURAT.CO Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) memberikan penjelasan terkait biaya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp10 ribu, yang sebelumnya menuai kritik dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Juru Bicara PCO, Hariqo Satria, menjelaskan, besaran biaya tersebut merupakan rata-rata hasil uji coba yang dilakukan selama satu tahun di beberapa kota di tiga provinsi di Pulau Jawa.
“Harga Rp10 ribu itu keluar dari berbagai hasil uji coba selama satu tahun ini di banyak kota di tiga provinsi di Pulau Jawa. Jadi, sekali lagi, harga Rp10 ribu itu adalah rata-rata untuk Pulau Jawa,” ujar Hariqo dalam wawancara yang diunggah akun Instagram @dekade08, Senin (16/12/2024).
Hariqo menambahkan, besaran biaya MBG di luar Pulau Jawa akan disesuaikan dengan kondisi lokal, termasuk harga bahan pokok di masing-masing daerah.
Baca Juga: PDIP Ungkap Alasan Pemecatan Jokowi, Gibran, dan Bobby Dilakukan Setelah Pemilu
“Kalau di luar Pulau Jawa, nanti harganya akan menyesuaikan, sesuai dengan bahan yang tersedia, dan yang paling penting adalah rekomendasi dari para ahli gizi,” jelasnya.
Hariqo juga memastikan, menu makanan dalam program MBG telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, yakni sebesar 600-700 kalori per porsi.
Selain itu, pemerintah memperhatikan aspek kebersihan dan pengelolaan limbah makanan dalam program ini.
“Pemerintah memastikan, Presiden Prabowo memastikan, bahwa program Makan Bergizi Gratis ini terpenuhi gizinya 600-700 kalori, kemudian juga kebersihannya, termasuk pengelolaan limbahnya,” ungkap Hariqo.
Penjelasan ini muncul setelah kritik dari Megawati Soekarnoputri yang mempertanyakan kelayakan anggaran Rp10 ribu untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Hariqo menegaskan, pemerintah telah melakukan perhitungan matang berdasarkan data dan uji coba di lapangan, dengan melibatkan rekomendasi para ahli gizi.
Baca Juga: Mereka Baik Tapi Kenapa Kesepian? 10 Kebiasaan Ini Membuat Orang Baik Selalu Kehilangan Teman Dekat
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, dengan fokus pada kelompok yang rentan terhadap kekurangan gizi.
Pemerintah optimistis program ini dapat berjalan optimal dengan penyesuaian di setiap daerah sesuai kondisi masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








