Dukungan Para Mantan Gubernur Bikin Persaingan di Pilkada Jakarta Makin Sengit

AKURAT.CO Tensi politik Jakarta makin memanas jelang hari pencoblosan Pilkada 2024, yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kali ini menjadi ajang pertempuran sengit, tidak hanya antar pasangan calon, tetapi juga antar tokoh besar yang memberikan dukungan mereka.
Pengamat politik, Sugiyanto (SGY)-Emik mengatakan, dua nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) dan Anies Baswedan, menjadi sorotan utama. Keduanya memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno.
Baca Juga: Koalisi Janda Jakarta Siap Menangkan RIDO di Pilkada 2024
"Dukungan ini memperkuat citra pasangan tersebut sebagai simbol kesinambungan dan perubahan, khususnya di kalangan pemilih tradisional dan kaum muda," kata SBY kepada Akurat.co, Jumat (22/11/2024).
Di sisi lain, mantan Gubernur Jakarta yang juga mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), secara terbuka mendukung pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) dan Suswono, yang diusung Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus), yang di favoritkan sebagai juara.
Pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, yang maju melalui jalur independen, menghadapi tantangan besar dalam melawan kekuatan besar yang dimiliki dua pasangan lainnya.
Fauzi Bowo, yang pernah memimpin Jakarta periode 2007–2012, dikenal dekat dengan komunitas Betawi dan kalangan pemilih tradisional. Sementara itu, Anies Baswedan, Gubernur Jakarta periode 2017–2022, membawa daya tarik politik yang luas, khususnya di kalangan anak muda dan masyarakat kelas menengah.
"Kombinasi pengalaman Foke dan magnet politik Anies menjadi modal besar bagi pasangan Pramono-Rano untuk bersaing di tengah dominasi KIM Plus," ujarnya.
Namun, tantangan utama pasangan ini adalah kurangnya mesin politik yang kuat. Dukungan dari Foke dan Anies, lebih mengandalkan daya tarik emosional dan pengaruh nostalgia terhadap program-program yang pernah mereka jalankan di Jakarta.
Baca Juga: Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Haerul Warisin-M Edwin Unggul di Pilkada Lombok Timur
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil dan Suswono, menjadi unggulan dengan dukungan penuh dari Jokowi dan KIM Plus. Jokowi, yang dikenal dengan program populernya seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan revitalisasi transportasi publik, masih memiliki pengaruh kuat di Jakarta.
Selain itu, kehadiran Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra dan Presiden RI menambah legitimasi pasangan RK-Suswono.
"Ridwan Kamil, yang memiliki citra sebagai pemimpin inovatif, dipadukan dengan Suswono, tokoh senior berpengalaman, menciptakan kombinasi yang solid untuk menarik berbagai segmen pemilih," ucapnya.
Dari segi kekuatan politik, mesin kampanye, dan jaringan, pasangan RK-Suswono memiliki keunggulan. Dukungan Jokowi dan KIM Plus, memberikan dorongan besar di kalangan pemilih loyalis dan menengah ke bawah.
Namun, pasangan Pramono-Rano, dengan dukungan Foke dan Anies, tetap memiliki peluang. Jika strategi mereka mampu menggerakkan segmen pemilih tertentu, seperti komunitas Betawi dan generasi muda, mereka dapat memperkecil jarak elektabilitas.
Lebih lanjut, SGY mengungkapkan bahwa Pilkada Jakarta 2024 menjadi persaingan antara dua kubu besar: Foke-Anies melawan Jokowi dan KIM Plus. Hasil akhir akan sangat ditentukan, oleh kemampuan kedua pasangan utama ini untuk meraih hati masyarakat Jakarta.
"Dengan dukungan besar dari mantan gubernur dan tokoh nasional, Pilkada Jakarta kali ini menjanjikan pertarungan sengit yang akan tercatat dalam sejarah politik ibu kota," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






