Elektabilitas Tinggi, Maximus Tipagau-Peggi Patricia Pattipi Berpotensi Menang di Pilkada Mimika

AKURAT.CO Pasangan Maximus Tipagau-Peggi Patricia Pattipi (MP3) berpotensi unggul atas dua pasangan lainnya, yakni Johannes Rettob-Emanuel Kemong (JOEL) dan Alexsander Omaleng-Yusuf Rombe (AIYE) dalam Pilkada Mimika 2024.
Hal ini terlihat dari hasil survei Citra Institute mengenai elektabilitas dan peta politik Pilkada Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang dilakukan pada 22-31 Oktober 2024, yang menunjukkan elektabilitas Maximus-Peggi lebih tinggi dari paslon lainnya.
Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, memaparkan hasil survei yang menunjukkan bahwa pasangan MP3 memiliki elektabilitas terbuka sebesar 36,5 persen, mengungguli JOEL dengan 26,8 persen dan AIYE dengan 26,0 persen. Di sisi elektabilitas tertutup, MP3 juga memimpin dengan 38,3 persen, diikuti JOEL (28%) dan AIYE (23,8 persen).
"Pasangan Maximus-Peggi (MP3) unggul di elektabilitas terbuka maupun tertutup," ujar Yusak dalam pemaparan hasil survei melalui Zoom Meeting, Sabtu (2/11/2024).
Baca Juga: Masyarakat Kampung Iwaka Siap Perjuangkan Maximus-Peggi Pimpin Kabupaten Mimika
Dari segi popularitas, pasangan AIYE unggul tipis dengan 85,3 persen, diikuti MP3 (84,8 persen) dan JOEL (82,2 persen). Namun, dalam hal akseptabilitas atau kesukaan masyarakat, MP3 jauh di depan dengan 63,7 persen, dibanding JOEL (56,6 persen) dan AIYE (54,3 persen).
Survei Citra Institute juga menunjukkan, bahwa figur calon wakil bupati memiliki pengaruh besar di Pilkada Mimika. Peggi Patricia Pattipi unggul dalam hal popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas terbuka serta tertutup dibandingkan lawannya.
Peggi memiliki popularitas sebesar 81,6 persen, akseptabilitas 64,1persen, dan elektabilitas terbuka 35,2 persen, mengungguli Emanuel Kemong dan Yusuf Rombe.
Menurut Yusak, pasangan MP3 memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Mimika 2024. Namun, dia menekankan bahwa situasi politik masih sangat dinamis dan bisa berubah dalam 25 hari ke depan, terutama dengan adanya sekitar 10 persen pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters).
"Peta politik bisa saja berubah jika terjadi turbulensi politik lokal dalam tiga minggu ke depan," kata Yusak. "Ini bisa membuka peluang bagi pasangan JOEL dan AIYE untuk menyalip MP3." tuturnya.
Menjelang masa pencoblosan yang tinggal menghitung hari, dia menyarankan agar semua pasangan calon mempersiapkan strategi untuk merebut undecided voters. Masa tenang, yang berlangsung dari 24 hingga 26 November 2024, dinilai akan menjadi periode krusial bagi pergerakan suara yang mungkin tidak tertangkap survei.
Dengan hasil survei ini, pasangan Maximus Tipagau-Peggi Patricia Pattipi (MP3) berada di posisi terdepan, namun dinamika politik yang terus berubah membuat persaingan tetap terbuka hingga hari pencoblosan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







