Akurat Logo

Pramono-Rano Berkomitmen Lanjutkan Warisan Ahok, Dimulai dari Simpang Susun Semanggi

Paskalis Rubedanto | 19 September 2024, 15:53 WIB
Pramono-Rano Berkomitmen Lanjutkan Warisan Ahok, Dimulai dari Simpang Susun Semanggi

AKURAT.CO Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk membahas pembangunan masa depan Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Pramono dan Rano menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan warisan positif yang ditinggalkan oleh Ahok.

Pertemuan berlangsung di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/9/2024) siang.

Ahok menjelaskan kepada Pramono dan Rano, pembangunan Simpang Susun Semanggi merupakan kontribusi dari salah satu perusahaan Jepang yang beroperasi di Jakarta.

Baca Juga: Bank Dunia Harap IIRC 2024 Hasilkan Solusi untuk Keberlanjutan Pangan di Masa Depan

Ia menekankan, kebijakan ini diambil setelah melalui kajian yang menguntungkan semua pihak.

"Ini bukan CSR, banyak orang berpikir ini CSR. Ini adalah kewajiban dari perusahaan Jepang, yang menguntungkan semua pihak. Perusahaan mendapatkan keuntungan, dan mereka memberikan kontribusi dengan membangun jembatan Semanggi," jelas Ahok.

Pramono menyampaikan, dirinya ingin belajar dan mendapatkan masukan dari para Gubernur Jakarta sebelumnya.

Ia menganggap, Simpang Susun Semanggi sebagai salah satu warisan terbaik Ahok yang patut dilanjutkan.

"Gubernur-gubernur sebelumnya telah meninggalkan warisan yang baik untuk Jakarta, dan tentu harus diteruskan. Salah satu peninggalan luar biasa dari Pak Ahok adalah Simpang Susun Semanggi," ujar Pramono.

Baca Juga: SBY Mendadak Sambangi Prabowo di Kertanegara, Ada Apa?

Pramono juga menyatakan kegembiraannya saat Ahok menawarkan pertemuan di lokasi tersebut.

"Saya sangat senang ketika Pak Ahok mengusulkan untuk bertemu di Simpang Susun Semanggi," tambah mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Menurut Pramono, warisan baik yang ditinggalkan para Gubernur Jakarta sebelumnya perlu dilanjutkan.

"Kami belajar dari pekerjaan rumah yang ditinggalkan para gubernur terdahulu, dan Pak Ahok telah meninggalkan banyak warisan yang belum selesai, yang akan kami tuntaskan," tutup Pramono.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.