Akurat Logo

Ridwan Kamil Tidak Suka Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta: Debatnya Sama Siapa?

Atikah Umiyani | 9 Agustus 2024, 12:52 WIB
Ridwan Kamil Tidak Suka Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta: Debatnya Sama Siapa?

AKURAT.CO Bakal calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK) tak mempersoalkan berapa banyak lawan yang akan dihadapi dalam Pilkada Jakarta 2024.

Dia mengatakan, hadirnya lawan dalam kontestasi pilkada merupakan bagian dari demokrasi. Begitu juga jika nanti dirinya harus berhadapan dengan kotak kosong.

"Gini, apapun mekanismenya selama itu ada aturannya itu namanya mekanisme demokrasi, melawan 8 pasang mekanisme demokrasi, melawan independen mekanisme demokrasi, ada kotak kosong mekanisme demokrasi," kata Ridwan Kamil di Jakarta, dikutip Jumat (9/8/2024).

Kendati begitu, dia menilai bahwa idealnya kontestasi pilkada bisa diikuti oleh beberapa pasangan calon. Hal ini dinilai dapat membuat kompetisi berjalan lebih hidup.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jusuf Hamka Lebih Dibutuhkan di Jawa Barat, Siap OTW Bandung

"Tapi kalau nanya ke saya, saya enggak suka kalau melawan kotak kosong, debatnya sama siapa, terus gimana mengcounternya, ya susah. Makanya idelanya tidak dengan kotak kosong, idealnya ya," ujarnya.

Meski demikian, dirinya tidak punya kuasa untuk mengatur berapa banyak pasangan calon yang akan ikut di Pilkada Jakarta. Sebab, itu merupakan keputusan dari para pimpinan parpol dalam membentuk koalisi dan menentukan dukungan.

"Tapi itu kan bukan saya yang ngatur, saya sebagai penganten itu harapan ada kontestan biar bisa berdebat perbaikan buat Jakarta," ungkapnya.

Sebagai informasi, Pilkada Jakarta 2024 berpotensi menghadirkan calon tunggal. Hal ini bisa terjadi jika Ridwan Kamul dan Koalisi Indonsia Maju terus menambah kekuatan dari partai-partai lain, atau disebut KIM Plus.

Adapun, sejumlah partai yang berpotensi gabung dengan KIM Plus yaitu Partai NasDem, PKB dan PKS. Hal ini membuat PDIP tidak memenuhi syarat untuk mengusung calonnya sendiri untuk melawan Ridwan Kamil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.