Pilkada Diwarnai Koalisi 4+1, Gerindra Bilang Begini

AKURAT.CO Ancang-ancang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin memanas hingga muncul gerakan koalisi 4+1 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Kabarnya, koalisi 4+1 adalah KIM dengan empat partai yakni Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat, ditambah satu, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi), tergabung dalam satu koalisi.
Baca Juga: Diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, IIMS 2023 Dibuka Hari Ini!
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan, KIM memang berusaha mendorong kepala daerah bisa sejalan dengan pemimpin nasional alias presiden.
“Jadi gini, ya kita sebisa mungkin mendorong keselarasan antara kepala-kepala daerah dengan kepemimpinan nasional. Jadi, bagusnya begitu,” kata Habibur kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Menurutnya, KIM sebagai koalisi pemenang di Pilpres 2024 memang berharap terus merangkul banyak partai.
“Koalisi Indonesia Maju-kan sudah bagus, kemarin menang, kalau boleh kita berkoalisi lagi di tambah, jangan plus 1, kalau bisa plusnya banyak. Plus partai-partai yang kemarin belum bergabung, sekarang bergabung dalam bentuk koalisi baru. Bagus juga,” tuturnya.
Habibur menambahkan, sosok Jokowi memang melekat di koalisi yang memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 tersebut.
Baca Juga: Tegas, Adik Kim Jong Un Ancam Serangan Balasan Korut terhadap Propaganda Pengeras Suara Korsel
Tujuannya, menurut dia, adalah melanjutkan legasi kepemimpinan Jokowi selama lima tahun ke depan.
“Kalau Pak Jokowi kan, itungannya dalam Koalisi Indonesia Maju, beliau kan, memang bagian dari KIM, menurut saya secara substansi karena pemikiran-pemikiean beliaulah yang akan dilanjutkan oleh KIM. Konteksnya begitu, jadi tidak dihitung sebagai partai sendiri Pak Jokowi, karena kami ini ingin melanjutkan legacy beliau, legacy-legacy Pak Jokowi,” pungkas Habibur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







