Projo Berharap Jokowi Jadi Ketum Parpol Usai Lengser, Tapi Bukan PDIP dan PKS

AKURAT.CO Relawan Pro Jokowi (Projo) berimajinasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi ketua umum partai politik setelah jabatannya sebagai presiden berakhir.
Bendahara Umum DPP Projo, Panel Barus, berharap Jokowi bisa tetap eksis dan punya kendaraan politik agar bisa mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kedepan.
"Tentang bagaimana Pak Jokowi ke depan. Imajinasi Projo adalah ke depan Pak Jokowi bisa pimpin partai politik. Itu imajinasi Projo yang sudah kami sampaikan beberapa waktu lalu," kata Panel di Jakarta, Jumat (31/5/2024).
Menurutnya, menjadi pemimpin parpol adalah salah satu wujud pertanggungjawaban Jokowi untuk ikut berperan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Projo Belum Pasti Dukung Kaesang jika Maju di Pilkada Jakarta 2024
"Jangan buru-buru pensiun untuk ikut bersama-sama memastikan cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa tercapai. Yang pasti imajinasi kita baru sampai di situ," ujarnya.
Namun saat ditanyai partai apa yang cocok dikomandoi oleh Jokowi, Panel memastikan bahwa partai tersebut bukan PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Pak Jokowi ke depan pimpin partai. Tapi realistisnya nggak mungkin PDIP, nggak mungkin juga PKS," tuturnya.
Dia juga tak menjawab secara gamblang ketika ditanya apakah Projo akan bertransformasi menjadi sebuah partai politik. Menurutnya, hal itu akan terjawab dalam kongres mendatang.
"Akan bisa dilihat di kongres sebelum Oktober ini. Ini juga jadi kongres yang sangat krusial karena ini jadi satu tahap transformasi Projo ke depan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








