Gerindra Merasa Beruntung, Tak Ada Partai yang Patok Jatah Menteri ke Prabowo
Atikah Umiyani | 22 Mei 2024, 17:43 WIB

AKURAT.CO Semua partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersikap baik karena tidak ada yang mematok jatah menteri dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, partainya merasa bersyukur karena hal tersebut bisa membuat suasana koalisi tetap kondusif.
"Jumlah kementerian itu kan kita sudah hitung juga, nah ini untungnya loh ini fakta yang ada, saya bukan ngomong dibuat-buat, partai koalisinya pak Prabowo ini baik-baik banget semua," kata Dasco dalam podcast Deddy Corbuzier, Rabu (22/5/2024).
Dasco tak menampik, di ruang publik banyak partai yang mengutarakan secara gamblang jumlah menteri yang diinginkan. Namun pada kenyataannya, semua partai justru menyerahkan sepenuhnya urusan menteri kepada Prabowo.
"Begini, ada memang kan satu partai ngomong 'oh saya minta lima, kita ini itu' tapi kenyataannya pada saat kemudian ketemu itu ngomong, Pak Prabowo, ini partai partai nih yang berkoalisi dulu nih, 'kami ingin pemerintahan ini berjalan dengan baik, dengan lancar, kami akan dukung penuh, soal menteri, itu kami serahkan hak prerogratif kepada bapak'," ujarnya.
Dasco menegaskan, sama sekali tidak ada partai yang mematok jumlah menteri. Hal ini pun membuat Prabowo menjadi lebih tenang dalam menyusun kabinet mendatang.
"Cuma meraka enggak mematok. Kenapa pak Prabowo sampai sekarang tenang-tenang, atau kita nih ditanya oleh media soal menteri, kita jawabnya tenang aja, karena kita udah tahu, tapi ini hal yang baik kan, boleh saya buka gitu loh ke publik, karena kita udah tau, udah bicara," ujarnya.
Tidak hanya partai KIM yang ikut berjuang di pilpres, Dasco mengatakan, partai-partai yang baru bergabung mendukung Prabowo juga mengerti dan tidak menuntut ini itu.
"Karena yang baru pun juga mengerti bahwa meraka masuk baru, itu juga gak nuntut, jadi yang lama ini partainya baik-baik, yang baru juga baik-baik, ndak nuntut misalnya 'ah gua mau gabung, mau minta sekian menteri', eggak ada," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional








