AKURAT.CO DPP PDIP menegaskan tidak akan membahas wacana pergantian ketua umum di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 PDIP.
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengatakan Rakernas bukanlah forum untuk memilih ketum, karena pemilihan ketum ada forumnya sendiri yakni Kongres Partai.
“Rakernas bukan forum untuk pemilihan pimpinan DPP partai. Karena itu adalah forum kongres bukan rakernas. Kedua, rakernas itu akan membahas hal-hal strategis lima tahun ke depan. Baik secara politik, ekonomi, budaya dan sebagainya. Ketiga tentu tentang pilkada serentak di 2024 ini,” jelas Said kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Presiden Sri Lanka di Sela KTT WWF, Ini yang Dibahas
Selain itu, kata dia, PDIP tidak mengenal oposisi dalam pemerintahan ke depan, sehingga jika partainya nanti tidak masuk pemerintahan, namanya bukanlah oposisi.
"Pertama kami tidak mengenal oposisi. Karena kita presidensial. Kemudian kedua, rakernas tidak dalam forum dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan. Karena apa, karena itu sudah disepakati itu adalah prerogatif ibu ketua umum,” katanya.
Selain itu, Said menyebut membahas tantangan bangsa jauh lebih penting ketimbang berkutat tentang sikap politik di dalam atau di luar pemerintahan.
Baca Juga: Tekan Kemiskinan, Anggaran Perlinsos 2025 Ditarget Rp496-513 T
“Rakernas itu tiga hal itu. Strategis lima tahun ke depan. Apa sih tantangan bagi bangsa ini. Baik secara ekonomi, ideologi, budaya dan sosial serta pertahanan. Itu yang jauh lebih penting daripada berkutat soal dalam pemetintahan atau di luar pemerintahan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








