Akurat Logo

Hasto Soal Isu Anies dan Ahok Bakal Maju Pilgub DKI Lewat PDIP: Masih Proses Pencermatan

Paskalis Rubedanto | 7 Mei 2024, 08:56 WIB
Hasto Soal Isu Anies dan Ahok Bakal Maju Pilgub DKI Lewat PDIP: Masih Proses Pencermatan

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut saat ini nama-nama yang disiapkan PDIP untuk maju di Pilkada 2024 masih dalam proses pencermatan dan belum bisa diungkap.

Termasuk, pencermatan masih dilakukan untuk kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang diisukan akan maju lagi di Pilgub DKI 2024 lewat PDIP.

"Nama-nama akan tersaring sesuai dengan usulan dari daerah-daerah, yang mohon maaf belum kami sebut karena masih melakukan proses pencermatan," kata Hasto kepada wartawan, di Rumah Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta, Senin (6/5/2024) malam.

Baca Juga: Menakar Kemungkinan Duet Anies-Ahok, Pengamat: Terobosan Memutus Mata Rantai Politik Identitas di Jakarta

Selain dua nama tersebut, berdasarkan informasi, muncul juga nama lain seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, eks Panglima TNI Andika Perkasa, Menteri PAN/RB Azwar Anas, hingga Mensos Tri Rismaharini, yang akan maju di Pilgub DKI.

Menurutnya, usulan dari kader di bawah akan disaring dan dibahas pusat. Namun, hingga saat ini belum ada nama yang terpilih.

"Ya nama-nama sedang digodok, hari ini kami juga rapat secara maraton terhadap Kepala Daerah PDIP yang berprestasi, yang memperoleh kenaikan kursi di DPRD kabupaten/kota lebih dari 70, hari ini telah kita keluarkan surat tugas untuk terus melakukan langkah-langkah konsolidasi dalam rangka pilkada serentak," beber Hasto.

Selain Pilgub DKI, di seluruh daerah yang menjadi sorotan publik, juga masih dalam proses penjaringan. Sehingga PDIP saat ini masih melakukan rapat rutin setiap harinya terhadap kepala daerah yang berprestasi.

"Nama-nama terkait siapa yang jadi calon gubernur di wilayah-wilayah yang menjadi sorotan publik, seperti Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, kemudian Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Utara, termasuk Papua dan Aceh, terus dilakukan pencermatan," tutup Hasto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.