Akurat Logo

KPU Tutup Sirekap, Gerindra: Akurasinya Lemah

Atikah Umiyani | 7 Maret 2024, 22:56 WIB
KPU Tutup Sirekap, Gerindra: Akurasinya Lemah

AKURAT.CO Partai Gerindra menyambut baik langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup tampilan Sirekap dalam situs resminya.

Menurut Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, langkah KPU sudah tepat karena Sirekap hanya proses penghitungan suara sementara yang hasilnya juga tidak bisa dijadikan rujukan dalam menentukan pemenang pemilu.

"Kalau ditutup ya baik-baik saja. Itu bagus karena itu kan tidak jadi rujukan untuk hasil pemilu," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Muzani pun mengakui ada sejumlah kehebohan akibat lemahnya tingkat akurasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Baca Juga: Melonjak di Sirekap KPU, Inilah 3 Provinsi Suara Terbanyak PSI

Sehingga, ia menilai tidak masalah jika akhirnya aplikasi tersebut tidak lagi ditampilkan ke publik.

Lagi pula, KPU juga melakukan proses penghitungan suara secara manual yang nantinya akan menjadi rujukan hasil Pemilu 2024.

"Sirekap di satu sisi menimbulkan kehebohan karena akurasinya juga lemah. Yang kedua, KPU ternyata melakukan hitung secara manual, Sirekap tidak menggambarkan hasil," ujarnya.

Muzani pun menyinggung beberapa kehebohan yang sempat muncul, seperti melonjaknya perolehan suara secara tiba-tiba yang dialami beberapa caleg maupun parpol.

Baca Juga: Suara PSI Melonjak di Sirekap KPU, PPP: Tidak Masuk Akal

"Menimbulkan kehebohan. Bahkan ada di awal-awal menimbulkan problem karena beberapa partai mendapatkan suara yang melambung tinggi atau beberapa caleg tiba-tiba mendapatkan suara yang fantastis misalnya seperti itu, sehingga ini menimbulkan masalah," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK