Menko Airlangga Sebut Quick Count Sebagai Fondasi Demokrasi RI yang Transparan
Silvia Nur Fajri | 28 Februari 2024, 23:52 WIB

AKURAT.CO Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya quick count dalam memperkuat fondasi demokrasi Indonesia.
Dalam pidatonya yang bersemangat, Menko Airlangga yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan bahwa quick count merupakan salah satu inovasi ilmiah yang membedakan Indonesia dari negara lain dalam hal proses pemilihan umum.
"Quick count merupakan tonggak penting dalam menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi kita," ujar Menko Airlangga di sela Diskusi Aksesi Indonesia Bersama Kepala Perwakilan Negara Anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), di The Langham Jakarta, Rabu malam (28/2/2024).
Dalam konteks pemilu nasional terbaru, quick count telah membantu memperkuat keyakinan akan hasil pemilihan, sehingga mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
"Kami sebut quick come yang tidak pernah terjadi di negara lain di Indonesia masyarakat mempercayai hal tersebut," ungkapnya.
Selanjutnya, Quick count tidak hanya memberikan gambaran cepat tentang hasil pemilu, tetapi juga menjadi alat untuk memastikan integritas dan keadilan dalam proses demokratis. Dukungan luas dari masyarakat terhadap quick count mencerminkan kematangan demokrasi Indonesia.
Selain itu, Menko Airlangga juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemilihan umum mendatang.
"Dengan demikian, quick count tetap menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik dan stabilitas politik di Indonesia," ujarnya.
Diketahui, berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ditkasir menang satu putaran atau di atas 51%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








