Jokowi Bertemu Surya Paloh, Kemungkinan Nasdem Mau Gabung Koalisi Pemerintah

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo mengundang Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, untuk bertemu di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (18/2/2024).
Pengamat politik Aidinil Zetra mengatakan bahwa hal itu cukup besar membahas kemungkinan Nasdem bergabung ke koalisi peddukung pemerintah.
"Saya kira peluang itu cukup besar. Karena dalam konteks Indonesia pasca-Orde Baru, koalisi pascapemilu merupakan keniscayaan dilakukan akibat pilihan sistem kepartaian yang multipartai," jelasnya saat dihubungi Akurat.co.
Baca Juga: Surya Paloh Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, Silaturahmi Biasa
Dalam penjelasannya, ketidakmampuan gabungan partai pengusung calon presiden pemenang untuk mendapat suara mayoritas dalam pemilu legislatif, membuat koalisi membentuk pemerintahan dengan pihak lain adalah jalan yang harus ditempuh.
"Kenyataan inilah yang terjadi di Indonesia pada pemilihan presiden dan wakil presiden pasca Orde Baru. Meskipun dalam pemilihan presiden/wakil presiden agak berbeda pada tahun 1999 dan 2019," pengamat politik dari Universitas Andalas itu memaparkan.
Baca Juga: Surya Paloh Optimistis KPU Independen Dan Profesional
Presiden Jokowi memanggil Surya Paloh untuk bertemu di Istana Kepresidenan.
Menurut politisi Nasdem, Ahmad Sahroni, pertemuan tersebut bersifat silaturahmi yang biasa dilakukan.
"Silaturahim biasa saja," katanya.
Belum diketahui apa saja yang dibahas antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan ini menjadi yang pertama kali dilakukan Jokowi dengan Surya Paloh usai penyelenggaraan Pemilu 2024.
Surya Paloh sendiri telah mengadakan pertemuan dengan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, pada Jumat (16/2/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







