Pengamat: Film Dirty Vote Sengaja untuk Menyerang Paslon Tertentu

AKURAT.CO Publik tengah dihebohkan dengan kemunculan film dokumenter berjudul Dirty Vote, yang berisi pengungkapan instrumen kekuasaan yang digunakan untuk memenangkan Pemilu 2024.
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai, film tersebut memang sengaja ditayangkan saat masa tenang kampanye untuk mendegradasi paslon tertentu.
"Kelihatannya Film Dirty Vote ini ya dipublis sengaja di masa tenang, kelihatan untuk mendegradasi, untuk menghajar kubu yang lain, kelihatannya seperti itu,” kata Ujang kepada Akurat.co, di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Degradasi yang dimaksud adalah, berniat menurunkan elektabilitas paslon tertentu, sehingga paslon lain naik elektabilitasnya.
"Yang tadi elektabilitasnya tinggi, ingin diturunkan, sehingga yang lain bisa naik elektabilitasnya," jelas Ujang.
Menurutnya, skenario yang dibuat dalam film tersebut seolah ada kecurangan dari kubu paslon tertentu. Padahal menurutnya, belum tentu ada kecurangan, sebab kecurangan Pemilu bisa dilakukan oleh siapapun yang tidak dari kubu tertentu.
"Memang kelihatannya ada skenario ya yang ingin menuduh kecurangan kepada pihak tertentu, padahal belum tentu juga curang," ujarnya.
"Karena yang saya lihat ya, kecurangan itu bisa dilakukan oleh siapapun, oleh semua peserta pemilu, tidak oleh kubu tertentu," tandas Ujang.
Baca Juga: Persaudaraan 98: Film Dirty Vote Partisan Timses Berkedok Intelektual
Untuk diketahui, kurang dari 24 jam penayangannya, film berdurasi 1 jam 57 menit itu ramai dibicarakan oleh warganet. Bahkan topik pembicaraan terkait film dokumenter itu jadi yang teratas di X/Twitter.
Film tersebut dirilis Minggu (11/2/2024), kemarin, dengan tiga ahli hukum tata negara ditampilkan dalam film dokumenter tersebut, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







