AKURAT.CO Pengakuan Presiden Jokowi yang menegaskan tidak akan berkampanye, sekalipun merasa punya hak, masih diragukan. Terlebih, pengakuan tersebut tidak menyurutkan gelombang protes dari kampus, yang kini membuat mahasiswa mulai turun ke jalan.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyebut, pengakuan Jokowi tidak kampanye, sulit untuk dibuktikan. Alasannya, gerak-gerik Jokowi selama ini, kerap melakukan kampanye terselubung dengan beragam bentuknya.
"Kampanye terselubung lebih berat ketimbang kampanye benaran," kata Mardani, dalam acara diskusi yang digelar di Jakarta, Jumat (9/2/2024).
Baca Juga: Rakyat Kadung Tak Percaya Jokowi Netral
Presiden Jokowi mengaku tidak akan kampanye dan meminta jajaran ASN, TNI-Polri dan BIN untuk menjaga netralitas. Penegasan ini disampaikan Jokowi ketika melakukan kunjungan ke Sumut, pada Rabu (7/4/2024).
Penegasan yang disampaikan Jokowi disampaikan seiring dengan derasnya kampus-kampus menyampaikan keprihatinan atas nasib demokrasi, dan mengeritisi etika bernegara orang nomor 1 di Republik.
Mardani melanjutkan, aksi-aksi kampanye terselubung yang dilakukan Jokowi bisa dilihat ketika makan bakso bersama capres nomor urut 2, yang juga Menhan RI Prabowo Subianto. "Makan bakso segala macam bareng-bareng itu kan kampanye terselubung," bebernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









