Ini Sosok dan Harta Kekayaan Budi Gunawan, Kepala BIN yang Disenggol Jenderal Dudung karena Orasi Megawati Soekarnoputri

AKURAT.CO Nama Budi Gunawan masuk ke dalam daftar teratas di laman Google Trends Indonesia, sebab sosoknya yang belum lama ini disentil oleh mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Diketahui, 'sentilan' kepada Budi Gunawan bermula ketika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyinggung soal dugaan adanya intimidasi yang dilakukan oleh aparat TNI maupun Polri dalam urusan Pemilu 2024.
Tak terima akan hal tersebut, Dudung Abdurachman mengatakan seharusnya Megawati mengingatkan lembaga BIN untuk netral. Nama Budi Gunawan selaku Kepala BIN pun muncul, yang diketahui memiliki kedekatan khusus dengan Megawati.
Baca Juga: Usai Silaturahmi Ke Abuya Muhtadi, Siti Atikoh Ganjar Ziarah ke Makam Abuya Cidahu
"Kemarin nggak dibilang juga kok BIN nya kok netral, harusnya bilang juga dong BIN juga netral. Kan sudah ada kenyataan yang di Papua tuh," tutur Dudung.
Sosok Budi Gunawan pun langsung menjadi sorotan dan perhatian publik. Berikut profil lengkapnya.
Profil Budi Gunawan
Memulai karier yang cemerlang hingga menjadi Jenderal Polisi, Budi Gunawan saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sejak 9 September 2016 menggantikan Sutiyoso.
Budi Gunawan lahir pada 11 Desember 1959 di Surakarta, ia berhasil menyelesaikan pendidikan di usia yang tergolong muda yakni 24 tahun hingga menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian pada tahun 1983.
Kedekatan Budi Gunawan dengan Megawati terjalin sejak ia menjadi ajudan Presiden Ke-5 Republik Indonesia itu pada tahun 2001-2004.
Baca Juga: Kejagung Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Tata Niaga Timah
Kemudian, ia dipromosikan untuk naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal pada tahun 2004-2006.
Pria 64 tahun itu pernah menjabat sebagai Wakapolri guna mendampingi Jenderal Pol.Badrodin sejak 22 April 2015 dan Jenderal Pol.Tito Karnavian sejak 13 Juni 2016.
Tidak hanya sebagai Kepala BIN, Budi Gunawan belum lama ini juga pernah menjadi Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia yakni pada tahun 2017-2022.
Harta Kekayaan Budi Gunawan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LKHPN), harta kekayaan Budi Gunawan mencapai Rp22,657 miliar pada laporan 26 Juli 2013.
Dalam LHKPN, harta kekayana itu terdiri atas harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp21.543.934.000 yang tersebar di enam lokasi di Jakarta Selatan, 15 lokasi di Kabupaten Subang, 13 lokasi di Kabupaten Bogor, 1 lokasi di Kota Bandung, 1 lokasi di Kabupaten Bekasi serta 1 lokasi di Kota Serang.
Baca Juga: VIRAL! Pemain Sevilla Lucas Ocampos Jadi Korban 'Tusuk' Pelecehan Seksual oleh Penggemar
Selain itu, Jenderal Bintang Tiga itu juga memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp475.000.000 berupa mobil Nissan Juke dan Mitshubisi Pajero.
Lalu, mobil merek Mitshubisi Pajero Sport, tahun 2011, senilai Rp275.000.000.
Budi juga tercatat mempunyai usaha bernama “Lila Embroidery” senilai Rp40.000.000 yang berasal dari hasil sendiri, perolehan dari tahun 2007 sampai dengan 2009 (Perubahan Atas Data yang dilaporkan sebelumnya).
Lalu harta bergerak lainnya senilai Rp215 juta yang terdiri dari logam mulia, batu mulia, barang seni dan antik serta benda bergerak lain ditambah giro dan setara kas lain sejumlah Rp383 juta.
Baca Juga: Status di PDIP Masih Gantung, Kaesang Buka Kesempatan Jokowi Gabung ke PSI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







