AKURAT.CO Wapres Ma'ruf Amin mendorong pemerintah untuk mendengar kritikan kampus yang secara bergelombang, terus berdatangan. Wapres menganggap kritikan dari civitas akademika harus disikapi positif sebagai bagian dari dinamika jelang pemilu.
Menurut Ma'ruf, pemerintah harus menyerap aspirasi tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya. Dirinya berharap pula kritikan kampus melalui petisi yang dibacakan para guru besar tidak menimbulkan keresahan.
"Dinamika politik apapun, pemerintah harus perhatikan," kata Ma'ruf, melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (6/2/2024).
Baca Juga: Tolong…. Jangan Anggap Miring Kritikan Guru Besar
Kritikan dari kampus menekankan pelaksanaan pemilu berlangsung jujur dan adil, serta menuntut Presiden Jokowi melaksanakan etika bernegara. Gelombang kritikan dimulai dari petisi yang dibacakan dua kampus dari Yogyakarta yakni UGM dan UII pada akhir Januari serta awal Februari 2024.
Wapres optimistis Pemilu 2024 berjalan dengan baik. Terlebih hari pencoblosan tinggal menyisakan waktu dalam sembilan hari ke depan. Ma'ruf juga menyoroti kesiapan PPLN di luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok








