Viral, Video Budayawan Yogyakarta Butet Kartaredjasa Memaki Presiden Jokowi Asu Saat Kampanyekan Paslon Nomor Urut 3

AKURAT.CO Viral di media sosial cuplikan video Budayawan asal Yogyakarta Butet Kartaredjasa yang mengumpat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kata "asu ok".
Seperti diketahui, kata 'asu' memiliki arti anjing dalam bahasa Jawa. Ujaran kasar Butet Kartaredjasa itu diketahui terjadi saat ia menjadi orator kampanye Hajatan Rakyat Paslon 03 Ganjar-Mahfud di Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu (28/1/2024).
"Kalian adalah banteng-banteng ketaton banteng-banteng yang dilukai siapa yang melukai? Jokowi asu," kata Butet Kartaredjasa, dikutip Senin (29/1/2024).
Tidak hanya itu, menurut Butet, Presiden Jokowi juga selalu mengikuti kampanye yang dilakukan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Butet secara tidak langsung menyebut hal tersebut layaknya kelakuan 'wedus' atau kambing.
"Setiap Mas Ganjar datang lalu ada yang ngintili (mengikuti). Hari ini Mas Ganjar akan datang menemui kita kemarin sudah ada yang ngintil (ngikut) padahal sing tukang ngintil kuwi apa jenenge wedus (yang suka mengikuti namanya kambing)," kata Butet.
Baca Juga: Usai Deklarasi Ganjar-Mahfud, Slank Bikin Lagu Salam M3tal
Butet mengatakan, kambing hanya bisa dimasak untuk tongseng dan tidak bisa dijadikan panutan kader Banteng.
"Kui isane kudune ming ditongseng wedus kok mendukung paslon kabeh banteng banteng ini ketaton (kambing itu hanya bisa ditongseng. Semua yang hadir di sini kader Banteng," jelasnya.
Unggahan yang viral di media sosial itu lantas mendapat beragam respon dari warganet. Tidak sedikit dari mereka yang menyayangkan tindakan sang budayawan, dianggap melecehkan pemimpin negara Indonesia.
Baca Juga: Bawaslu Larang Bagi-Bagi Sembako Saat Kampanye: Termasuk Politik Uang
"MULUTMU HARIMAUMU.. YG SABAR PASTI MENANG.." tulis @eviher_
"Omonganmu melakui rakyat yang cinta pak Jokowi," tulis @salt.z1
"Ya Allah.. RI 1 saja sudah tidak dihargai apalagi kami rakyat jelata," tulis @fitri_djenal
"Budayawan yang tidak berbudaya, kasihan banget jantungnya dihantam emosi kebencian, pembuluh darah sudah tipis menua ditarik emosi kebencian, awas stroke mengintai," tulis @duhitadiaianta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








