AKURAT.CO Menko Polhukam yang juga cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, menyerahkan sepenuhnya kepada KPU untuk mengubah atau tidak format debat Pilpres 2024, yang sudah tiga kali terselenggara. Mahfud menyatakan hal inj menyikapi usulan Presiden Jokowi yang meminta perubahan format debat.
Mahfud sepakat format debat harus digelar lebih baik dari rangkaian-rangkaian sebelumnya. Dia malah menganggap gelaran yang telah terselenggara sudah berjalan baik.
“Ya memang harus lebih baik. Semakin lama semakin baik," kata Mahfud, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga: Jokowi Keluhkan Format Debat Pilpres, Imin Kembali Ingatkan Jaga Netralitas
Mahfud menyerahkan kepada KPU apakah format perlu diubah atau dipertahankan. “Terserah KPU, saya manut saja,” ujarnya.
Presiden Jokowi menilai gelaran debat Pilpres 2024 tidak substantif karena banyak diselingi serangan personal masing-masing kandidat. Jokowi mengusulkan format debat diubah agar lebih menonjolkan program dan visi-misi para kontestan.
"Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya nggak apa asal kebijakan, asal policy, asal visi, nggak apa," kata Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








