Akurat Logo

Debat Capres: Ganjar dan Anies Kompak Beri Nilai Rendah untuk Pertahanan di Bawah Kepemimpinan Menhan Prabowo

Paskalis Rubedanto | 7 Januari 2024, 23:50 WIB
Debat Capres: Ganjar dan Anies Kompak Beri Nilai Rendah untuk Pertahanan di Bawah Kepemimpinan Menhan Prabowo

AKURAT.CO Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, kompak berikan nilai rendah terhadap pertahanan di Indonesia ketika dipimpin Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Awalnya, Anies melayangkan pertanyaan untuk saling berdiskusi tentang kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dalam sesi tanya jawab, debat ketiga capres.

Seperti yang diketahui, Ganjar pernah memberikan nilai 5 terhadap penegakan hukum di Indonesia pada era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies pun penasaran dengan penilaian Ganjar tentang pertahanan.

Baca Juga: Data Dibantah Prabowo namun Tidak Dibuktikan, Ganjar: Akui Saja Kalau Saya Benar

“Lima (5) juga, “ jawab Ganjar dalam debat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Ganjar pun menyampaikan gagasannya untuk menaikkan angka ini. Ia menegaskan, pemerintah perlu konsistensi dalam membangun perencanaan.

“Kita musti mendengarkan betul-betul dari seluruh matra, maka seluruh perencanaannya perlu bottom up,” jelas Ganjar. 

Baca Juga: Perangi Terorisme hingga TPPO, Ganjar Bakal Lakukan Reformasi Kepolisian

Ia menegaskan, langkah yang diambil harus sesuai dengan kebutuhan. Seusai menjelaskan, Ganjar berbalik bertanya pada Anies terkait berapa penilaian yang ia berikan. Anies berpendapat, niali yang diberikan Ganjar terlalu tinggi. 

“Sebelas (11), Mas. Tapi, dari 100,” jawab Anies. 

Anies pun menegaskan dalam jawabannya, jika ia terpilih nanti, ia akan mendorong untuk meningkatkan kesejahteraan TNI. Menurutnya, aspek ini tidak diperhatikan oleh pemerintah sekarang ini. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.