Debat Tema Hubungan Internasional, Ganjar Tegaskan Konsep Bebas Aktif Wujudkan Perdamaian Dunia

AKURAT.CO Telah siap untuk berdebat bersama dua calon presiden lainnya, Ganjar Pranowo akan tegaskan konsep politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, pada tema hubungan internasional.
Sejak era Soekarno-Hatta Indonesia memiliki konsep politik luar negeri bebas aktif. Bebas artinya bebas menentukan sikap dan kebijakan terhadap persoalan internasional, serta tidak mengikatkan diri pada kekuatan blok atau poros tertentu.
Sedangkan aktif mengacu pada partisipasi menyelesaikan konflik, sengketa, dan persoalan-persoalan dunia lainnya demi mewujudkan ketertiban dunia berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Baca Juga: 3.041 Ribu Personel Gabungan dan Rekayasa Lalin Disiapkan untuk Amankan Debat Pilpres Hari Ini
Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Patria Gintings, mengatakan, politik bebas aktif yang digaungkan Soekarno, akan ditekankan oleh Ganjar, karena situasi saat ini masih relevan dengan perang dingin di masa lalu.
“Capres Ganjar akan menekankan bahwa konsep politik bebas aktif yang digaungkan Bung Karno pada zaman perang dingin masih relevan dengan situasi zaman sekarang. Hari ini dunia terbelah dalam beberapa kekuatan yang saling bertentangan. Tentu Indonesia tidak memihak salah satunya, agar dapat menjembatani perdamaian,” kata Patria, dalam keterangan tertulis, diterima di Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Patria menambahkan, dengan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sesuai tujuan kemerdekaan sebagaimana tercantum Undang-undang Dasar 1945, maka Indonesia bisa membangun, menyediakan 17 juta lapangan pekerjaan, menyediakan internet gratis, memberi makan rakyat, dan program-program unggulan lain yang membuat Ganjar-Mahfud yakin Indonesia akan lebih baik dalam pemerintahan lima tahun ke depan.
Baca Juga: Mardiono Turun ke Sawah di Sukabumi, Dengarkan Langsung Keluhan Petani dan Berikan Solusi
“Selain perdamaian, persoalan dunia yang lain adalah kelangkaan pangan. Terkait hal ini, Ganjar memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” papar Patria.
Langkah pertama Ganjar mewujudkan kedaulatan pangan itu yakni dengan mendorong swasembada pangan di dalam negeri, selanjutnya menjadi negara pengekspor pangan bagi negara-negara lain.
"Dengan menjadi lumbung pangan dunia, posisi Indonesia strategis di mata internasional. Dengan memiliki posisi strategis, suara Indonesia akan semakin didengar di kancah perpolitikan internasional,” pungkas Patria.
Seperti diketahui, debat ketiga calon presiden akan dilaksanakan malam ini, pukul 19.00 WIB, di Istora Senayan, Jakarta. Dengan tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata








