Ditanya Soal Survei, Mahfud: Biar Pengadilan Rakyat yang Memutuskan…

AKURAT.CO Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, tidak mengkhawatirkan hasil lembaga survei yang menempatkan elektabilitasnya tak mengalami penguatan signifikan. Mahfud menyerahkan hasil pemilu kepada rakyat yang bakal mencoblos pada 14 Februari 2024.
Menurut Mahfud, suara rakyat di TPS tak ubahnya putusan pengadilan yang memberi keputusan. Dia data-data elektabilitas dari lembaga survei sekarang ini belum pasti karena rakyat belum memastikan.
"Pembuktiannya kan pengadilan rakyat yang sesungguhnya tanggal 14 Februari, semu sekarang ya diam, diam," kata Mahfud, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Mahfud Ziarah Makam Bung Hatta, Imin Berziarah ke Makam Habib Husein
Mahfud mengakui adanya kalangan yang meresahkan hasil survei. Namun dirinya mengaku tidak merasa resah karena rakyat belum menentukan sikap.
“Saya cuma melihat ‘kok ada orang resah ya’. Kalau saya sih tidak. Lihat saja nanti," ujarnya.
Mahfud menambahkan, secara empiris, data survei kerap tak akurat menggambarkan situasi. Maka dirinya bersama capres Ganjar Pranowo menganggap survei sebatas data semu.
Baca Juga: Buka Awal Tahun, PDIP Pamer Sentimen Positif Ganjar-Mahfud
Menko Polhukam memberi contoh hasil Pilpres 2019 yang membuktikan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang. Padahal banyak lembaga mengeluarkan data survei sebaliknya.
"Tahun 2019 survei-survei salah semua, survei itu nanti kalau salah jawabnya, 'itu kan potret hari itu, hari ini lain' cum- begitu jawabannya," seloroh eks Ketua MK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







