Megawati Pantau Debat Perdana Ganjar dari Australia

AKURAT.CO Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri turut memantau gelaran debat perdana capres, yang bakal dihadapi Ganjar Pranowo. Mega tidak hadir langsung, lantaran sedang berada di Australia, menghadiri acara cucu yang wisuda.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebutkan, hanya mega ketum partai pendukung yang tidak memantau gelaran debat secara langsung. Sedangkan ketum partai pendukung seperti Plt Ketum PPP Mardiono, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), dan Ketum Perindo Hary Tanoe turut hadir mendampingi.
"Sementara Ibu Mega tidak bisa hadir karena sedang berada di Australia untuk menyaksikan wisuda cucu dari beliau," kata Hasto, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Megawati Kumpulkan 18 Ketua DPD, Rapatkan Barisan
Elektabilitas Ganjar-Mahfud berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga mengalami pelemahan. Malahan, elektabilitas PDIP mulai dikuntit Gerindra.
Mega turut menyampaikan pesan kepada pasangan Ganjar-Mahfud untuk melaksanakan debat dengan mata hati dan pikiran yang jernih. Debat bukan hanya ajang menarik simpati tetapi menyampaikan kebenaran terhadap komitmen pasangan Ganjar-Mahfud.
“Ibu berpesan berbicara dengan mata hati dan juga kesadaran alam pikir yang jernih, karena itu yang dibutuhkan oleh rakyat. Debat ini menyampaikan sesuatu hal yang genuine, yang terkait dengan komitmen Pak Ganjar dan Prof Mahfud,” tuturnya.
Baca Juga: Tanpa Aparat Bisa Menang Pemilu, SBY Singgung Prestasi atau Mengamini Pernyataan Megawati?
Ganjar telah tiba di Kantor KPU sekitar pukul 18.13 WIB, didampingi istri, Siti Atikoh. Cawapres Mahfud MD juga hadir.
Kepada wartawan, Ganjar tidak berbicara banyak mengenai kesiapan menghadapi debat perdana yang mengangkat tema hukum, HAM, pemberantasan korupsi, demokrasi, pelayanan publik dan
"Insya Allah siap," kata Ganjar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







