Akurat Logo

Megawati Pantau Debat Perdana Ganjar dari Australia

Paskalis Rubedanto | 12 Desember 2023, 19:58 WIB
Megawati Pantau Debat Perdana Ganjar dari Australia

 

AKURAT.CO Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri turut memantau gelaran debat perdana capres, yang bakal dihadapi Ganjar Pranowo. Mega tidak hadir langsung, lantaran sedang berada di Australia, menghadiri acara cucu yang wisuda.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebutkan, hanya mega ketum partai pendukung yang tidak memantau gelaran debat secara langsung. Sedangkan ketum partai pendukung seperti Plt Ketum PPP Mardiono, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), dan Ketum Perindo Hary Tanoe turut hadir mendampingi.

"Sementara Ibu Mega tidak bisa hadir karena sedang berada di Australia untuk menyaksikan wisuda cucu dari beliau," kata Hasto, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Baca Juga: Megawati Kumpulkan 18 Ketua DPD, Rapatkan Barisan

Elektabilitas Ganjar-Mahfud berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga mengalami pelemahan. Malahan, elektabilitas PDIP mulai dikuntit Gerindra.

Mega turut menyampaikan pesan kepada pasangan Ganjar-Mahfud untuk melaksanakan debat dengan mata hati dan pikiran yang jernih. Debat bukan hanya ajang menarik simpati tetapi menyampaikan kebenaran terhadap komitmen pasangan Ganjar-Mahfud.

“Ibu berpesan berbicara dengan mata hati dan juga kesadaran alam pikir yang jernih, karena itu yang dibutuhkan oleh rakyat. Debat ini menyampaikan sesuatu hal yang genuine, yang terkait dengan komitmen Pak Ganjar dan Prof Mahfud,” tuturnya.

Baca Juga: Tanpa Aparat Bisa Menang Pemilu, SBY Singgung Prestasi atau Mengamini Pernyataan Megawati?

Ganjar telah tiba di Kantor KPU sekitar pukul 18.13 WIB, didampingi istri, Siti Atikoh. Cawapres Mahfud MD juga hadir.

Kepada wartawan, Ganjar tidak berbicara banyak mengenai kesiapan menghadapi debat perdana yang mengangkat tema hukum, HAM, pemberantasan korupsi, demokrasi, pelayanan publik dan

"Insya Allah siap," kata Ganjar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.