Debat Capres Pengaruhi Pemilih Bimbang, Harus Dioptimalkan

AKURAT.CO Debat capres-cawapres yang bakal digelar perdana, Selasa (12/12/2023), harus dioptimalkan oleh masing-masing kandidat. Pasalnya, arena debat bisa memengaruhi pemilih bimbang yang belum menentukan pilihan (undecided voters).
Pengamat politik dari BRIN, Wasisto Raharjo Jati menilai jumlah massa mengambang penting untuk diperhitungkan. Akumulasi dukungan dari kelompok tersebut bisa memengaruhi persepsi masyarakat dalam Pilpres 2024.
"Hal ini berpengaruh pada pemilih bimbang yang belum mengarahkan dukungannya," kata Wasis, di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Ketahui Rincian Jadwal serta Tema Debat Capres dan Cawapres 2024, Catat Tanggalnya!
Wasis menolak forum debat dianggap tidak membawa pengaruh terhadap persepsi masyarakat, akan keterpilihan capres-cawapres. Sebaliknya, untuk kalangan menengah ke atas, forum debat menjadi salah satu indikator penting untuk menetapkan pilihan.
Berdasarkan survei terbaru dari Litbang Kompas jumlah kelompok massa mengambang bertambah menjadi 24,9 persen dibanding Juni (18 persen) dan Agustus (15,4 persen). Sedangkan data dari LSI menyebutkan, jumlah pemilih yang belum memiliki pilihan berkurang menjadi 8,3 persen pada Desember 2023 dibanding Oktober 2023 (18,3 persen).
Wasis menilai, masing-masing paslon harus memahami isu dan memberi solusi terkait tema debat perdana. KPU telah menetapkan tema debat perdana menyangkut isu antara lain HAM dan penegakkan hukum.
Baca Juga: Profil Moderator Debat Pertama Capres 2024, Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel
Menurutnya, situasi ke depan masih cair dan hasil survei bisa berubah. Maka masing-masing paslon bersama tim sukses harus bisa menghadirkan solusi terhadap persoalan-persoalan masyarakat untuk memengaruhi elektabilitas.
"Saya pikir peran tim sukses yang militan yang menjangkau pemilih, narasi kampanye yang lebih menitikberatkan pendekatan solusi, dan saling hormat terhadap kampanye paslon lainnya sekiranya menjadi cara agar tiap paslon bisa naik elektabilitasnya," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian








