Akurat Logo

PDIP Minta Jokowi Larang Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Paskalis Rubedanto | 20 Oktober 2023, 20:57 WIB
PDIP Minta Jokowi Larang Gibran Jadi Cawapres Prabowo

 

AKURAT.CO PDIP meminta Presiden Joko Widodo melarang putranya Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wapres untuk Prabowo Subianto.

Politisi PDI Perjuangan, Aria Bima, mengatakan, demi kepentingan menjaga harkat dan martabat yang sudah dibangun selama puluhan tahun, hendaknya Jokowi tetap mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.

"Yang lebih penting adalah bagaimana saya berkeyakinan Pak Jokowi akan tetap mendukung Pak Ganjar-Mahfud dalam pilpres nanti dan bagaimana Pak Jokowi intervensi melarang Mas Gibran menjadi cawapresnya Pak Prabowo. Untuk kehormatan Pak Jokowi yang kita lihat 10 tahun ini menjadi presiden yang sangat mempunyai track record sangat positif," paparnya di Media Center TPN GP, Menteng, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

Baca Juga: Termasuk Gibran Dan Bobby, PDIP Keluarkan Surat Instruksi Kepala Daerah Muda Jadi Jubir Ganjar-Mahfud

"Dengan berbagai kinerja yang ada, jangan sampai di akhir masa tugasnya nama Pak Jokowi jadi jelek," sambung Aria Bima.

Di sisi lain, kabar Gibran yang dipanggil Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, namun belum diindahkan sampai saat ini. Menurut dia, pemanggilan tersebut ditujukan karena isu Gibran akan menjadi cawapres Prabowo.

"Sampai hari ini saya belum ngerti apakah Mas Gibran jadi datang ke kantor PDIP karena isunya masih pasang surut, ada dan tiada. Tapi beberapa kali Pak Hasto menyampaikan akan bertemu dengan Mas Gibran, katanya serius mau jadi wapresnya Pak Prabowo," ujarnya.

Baca Juga: Meski Gibran Maju Cawapres, Ahok Lebih Pilih Pasangan Ganjar Dan Mahfud, Ternyata Ini Alasannya

Selain isu akan menjadi cawapres Prabowo, Gibran juga disebut akan masuk Partai Golkar lewat jalur Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Menurut Aria Bima, apabila hal tersebut sudah pasti, maka Gibran dirasa tidak perlu lagi diundang untuk bertemu.

"Tapi kalau sudah pasti masuk ke AMPI dan jadi calon wapresnya Pak Prabowo, saya kira tidak terlalu penting ya untuk diundang," katanya.

Perlu diketahui, meski banyak yang membicarakan terkait isu Gibran menjadi cawapres Prabowo, sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi untuk hal tersebut.

Gibran juga sempat menepis dugaan-dugaan yang menerpa dirinya, seperti isu masuk ke Partai Golkar, bergabung ke AMPI hingga menjadi cawapresnya Prabowo.

Kepastian dari hal-hal ini akan menjadi tolak ukur PDIP dalam memandang arah dukungan Jokowi. Jika benar terjadi, PDIP menilai Jokowi juga ikut andil dalam mengontrol putranya tersebut. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.