Akurat Logo

Jokowi Ngaku Punya Data Intelijen Parpol, Puan Tak Ambil Pusing

Roni Anggara | 18 September 2023, 15:03 WIB
Jokowi Ngaku Punya Data Intelijen Parpol, Puan Tak Ambil Pusing

 

AKURAT.CO Ketua DPR Puan Maharani tidak ambil pusing menyikapi pengakuan Presiden Jokowi yang mengaku memiliki data intelijen partai politik (parpol). Puan menilai Jokowi memiliki pertimbangan sendiri membeberkan hal itu, dalam acara relawan, pada akhir pekan lalu.

Puan menyebutkan, Presiden Jokowi yang lebih tepat membeberkan maksud pernyataannya kepada publik. Selebihnya, Puan menilai pernyataan tersebut positif-positif saja.

“Pastinya Pak Jokowi memiliki pertimbangan dengan menyatakan hal tersebut,” kata Puan, selepas menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).

Baca Juga: Jokowi Mata-matai Parpol, Dibela PKB

Presiden Jokowi mengaku memiliki data intelijen dari BIN, TNI, maupun Polri, sehingga dirinya mengetahui aktivitas parpol luar dan dalam. Pernyataan ini disampaikan Jokowi sewaktu menghadiri Rakernas Seknas Jokowi.

Pengakuan Jokowi mengundang kecaman dari koalisi masyarakat sipil, yang mencurigai Kepala Negara memanfaatkan badan telik sandi untuk memata-matai parpol. Koalisi menilai, seharusnya laporan intelijen yang disetor kepada presiden, bukan terkait aktivitas parpol tetapi kegiatan yang mengancam negara.

Baca Juga: Jokowi Punya Data Intelijen Parpol, Indikasi Penyalahgunaan Kekuasaan

Dirinya menganggap pengumpulan data dan informasi yang dilakukan oleh intelijen hanya boleh digunakan untuk kepentingan pengambilan kebijakan, bukan disalahgunakan untuk memata-matai semua aktor politik. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1 angka 1 dan 2 UU Intelijen.

“Peristiwa ini mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap hukum dan undang undang, baik UU Intelijen, UU HAM, UU partai politik maupun yang lainnya,” kata Direktur Eksekutif Imparsial, Ghufron Mabruri.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.