Akurat Logo

Demokrat Sebaiknya Gabung Ke Koalisi Ganjar Pranowo

Citra Puspitaningrum | 10 September 2023, 14:52 WIB
Demokrat Sebaiknya Gabung Ke Koalisi Ganjar Pranowo

AKURAT.CO Partai Demokrat akan mendulang keuntungan apabila bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan yang mengusung bakal capres Ganjar Pranowo.

Sebab jika bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), partai berlambang bintang mercy itu akan kalah saing dengan Partai Gerindra dan Partai Golkar.

Menurut Pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (Kedaikopi), Hendri Satrio, tiga partai yakni Gerindra, Golkar dan Demokrat apabila tergabung dalam satu koalisi maka akan terjadi kanibal. Pasalnya, ketiga partai itu memiliki basis pemilih yang sama.

Baca Juga: Berkoalisi Dengan PDIP, Demokrat: Hasilnya Baik Untuk Bangsa

Atas dasar itu ia menilai perolehan suara bagi ketiganya untuk kontestasi 2024 tidak akan membantu Gerindra, Golkar dan Demokrat secara signifikan dalam mendongkrak elektabilitas capres yang diusung.

"Demokrat kalau bergabung dengan Gerindra akan ada gesekan pemilih, baik itu juga dengan Golkar," kata Hendri saat dihubungi Akurat.co, Minggu (10/9/2023).

Dia menuturkan, berbanding terbalik apabila Demokrat masuk dalam koalisi PDIP. Sebab antara PDIP dan Demokrat memiliki perbedaan ideologi yang membuat basis pemilih keduanya berbeda.

Baca Juga: Demokrat Jangan Minta Kursi Wapres Jika Ikut Mengusung Ganjar

Oleh sebab itu, Hendri mengimbau agar Demokrat memilih PDIP setelah memutuskan hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

"PDIP ceruk pasar sendiri. Maka wajar jika diisukan lebih condong ke PDIP ketimbang Gerindra," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, membenarkan ihwal adanya komunikasi politik yang dijalin partainya dengan Demokrat. Bahkan komunikasi yang dijalin sudah semakin intens.

Baca Juga: Rangkul Demokrat, PDIP Bakal Lebih Kuat

Kendati demikian, Hasto belum bisa memberi jawaban pasti mengenai keputusan Demokrat untuk ikut memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Komunikasi politik sudah dijalankan sejak rapat kerja nasional yang ketiga," kata Hasto di kawasan Senen, Jakarta, Sabtu (9/9/2023).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.