Akurat

Partai Demokrat Dukung Anies-AHY, Bukan Anies-Susi

Atikah Umiyani | 26 Juli 2023, 17:49 WIB
Partai Demokrat Dukung Anies-AHY, Bukan Anies-Susi

AKURAT.CO Partai Demokrat berharap ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan capres Anies Baswedan. Demokrat menilai Anies-AHY layak maju pada Pilpres 2024 mendatang, bukan Anies-Susi Pudjiastuti.

Menurut anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan, Anies-AHY sejatinya sudah saling melengkapi. Punya banyak kecocokan dan visi yang sama membawa perubahan untuk Indonesia ke depan. 

"Insya Allah, dwi tunggal," kata Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan saat dikonfirmasi Akurat.co, Rabu (26/7/2023).

Wakil Ketua MPR meyakini Indonesia akan menjadi lebih baik jika dipimpin oleh pasangan Anies-AHY. "Ide dan gagasan-gagasan yang jelas dengan membawa misi perubahan untuk membangun bangsa yang lebih baik ke depan," ujarnya.

Sejak digadang-gadang hingga dideklarasikan sebagai capres, Anies hingga kini belum memiliki pendamping. Wacana Anies dikawinkan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa seketika kandas.

Belakangan Anies menetapkan syarat baru untuk memilih pendamping. Bahkan seolah mendekati eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti menggantikan potensi duet Anies-Khofifah. 

Nasdem-PKS mengapresiasi kedekatan Anies-Susi. Namun Demokrat berpandangan lain.

Profesor Riset BRIN, Siti Zuhro juga menganggap AHY calon kuat pendamping Anies. Dia merasa relasi keduanya lebih intens dibanding kandidat-kandidat lain. 

Siti Zuhro menyinggung kedekatan tersebut bisa dibaca dari kehadiran Anies menonton pertandingan voli bersama AHY dan SBY. Bahkan, AHY menjadi sosok yang mengantar dan jemput Anies di Bandara Soetta selepas Ibadah Haji.

"Kalau enggak (dipilih), enggak mungkin. Anies di-welcoming pas pergi haji, ketua umum ini lho, welcoming sampai ke bandara. Itu sesuatu," kata dia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.