Alumni SMA Pangudi Luhur Sebut Jokowi Selalu Utamakan Kepentingan Negara

AKURAT.CO, Puluhan perwakilan angkatan SMA Pangudi Luhur (PL) Jakarta, mendeklarasikan dukangannya kepada calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 di Pilpres 2019.
Perwakilan Alumni PL Bersatu, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan, ia melihat sosok Jokowi sebagai presiden yang selalu mengutamakan kepentingan negara, bangsa, dan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Ia tidak pernah mendengar Jokowi mendahulukan kepentingan pribadi dan sosok yang tidak mempunyai beban masa lalu sehingga kebijakan yang diambil selalu untuk kepentingan bangsa dan negara.
"PL tidak dukung cawapres dari PL juga? Tapi kita anak alumni PL belajar dari Bapak jangan mendahulukan kepentingan golongan tapi kepentingan bangsa, bukan kepentingan PL saja tapi kepentingan rakyat," katanya dan disambut dengan teriakan dukungan yang antusias dari mereka yang hadir di The Energy SCBD Jakarta, Rabu (6/2019) malam.
Pada kesempatan itu dilakukan deklarasi yang dibacakan oleh salah satu perwakilan dan diikuti oleh semua yang hadir.
"Kami alumni PL Bersatu menyatakan mendukung penuh pasangan Ir H Jokowi dan KH Ma'ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi bangsa Indonesia. Hidup NKRI, hidup SPL," demikian bunyi deklarasi.
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengaku kaget ketika mendapatkan dukungan dari para alumni yang terdiri dari perwakilan 50 angkatan SMA Pangudi Luhur (PL) Jakarta, sekolah dimana Sandiaga Uno menuntut ilmu.
"Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL. Kagetnya bukan apa-apa sebenarnya tadi mau saya tanyakan kok yang didukung saya," kata Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam itu.
Pada kesempatan itu sebanyak 848 orang hadir dalam acara yang dikemas dengan nuansa dan tema "Lelaki Sejati".
Jokowi sendiri menyambut baik digelarnya deklarasi tersebut dan banyak tertawa menjelang pidato.
Ia juga menerima suvenir sebuah sapu sebagai tanda amanat baginya jika terpilih kembali agar melakukan bersih-bersih di lingkup birokrasi.
"Yang hadir 848 alumni tapi kalau saya dengar suaranya seperti kayak suara 84.800 yang berkumpul di stasiun. Suara kenceng sangat militan, itulah tanda lelaki sejati. Tanda-tandanya seperti itu teriakannya kenceng," tandasnya.
Hadir pada kesempatan itu, politisi PDIP yang juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama), dan Ketua TKN Erick Tohir.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




