Resmi! Nilai yang Digunakan untuk SNBP 2026 Beserta Kuota dan Jadwal Pengumuman Lengkap

AKURAT.CO Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan nilai rapor akan menjadi komponen penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Selain itu, terdapat penyesuaian kuota penerimaan serta jadwal pengumuman yang perlu diketahui calon mahasiswa.
Memahami detail ini akan membantu siswa mempersiapkan diri lebih awal untuk meraih kesempatan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP 2026.
Komponen Penilaian SNBP 2026
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan menggunakan beberapa komponen nilai dalam penentuan kelulusan.
Nilai-nilai ini menjadi krusial bagi siswa kelas 12 yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
1. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Salah satu nilai wajib yang baru untuk SNBP 2026 adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA).
TKA akan berfungsi sebagai validator nilai rapor, memperkuat objektivitas penilaian akademik siswa.
Tes ini baru pertama kali diselenggarakan pada tahun 2025 untuk siswa SMA/SMK dan akan dilaksanakan pada bulan November 2025.
TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu, mencakup mata uji Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, serta dua mata pelajaran pilihan.
Hasil TKA ini melengkapi nilai rapor, bukan menggantikannya.
2. Nilai Rapor
Nilai rapor tetap menjadi komponen utama dalam penilaian SNBP 2026.
Nilai rapor yang akan digunakan adalah dari semester 1 hingga semester 5.
Untuk sekolah dengan masa belajar tiga tahun (SMA/SMK/MA), rapor semester satu sampai dengan semester lima digunakan, sementara untuk SMK dengan masa belajar empat tahun, rapor semester satu sampai dengan semester tujuh akan dipakai.
Nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot minimal 50% dari total penilaian.
3. Nilai Mata Pelajaran Pendukung dan Prestasi Lainnya
Selain nilai rapor dan TKA, nilai mata pelajaran pendukung juga termasuk dalam komponen penilaian SNBP 2026.
Komponen kedua ini, yang mencakup mata pelajaran pendukung, prestasi akademik/non-akademik, dan/atau portofolio, memiliki bobot maksimal 50%.
Siswa yang memilih lintas jurusan atau program studi vokasi maupun S1 dapat mempertimbangkan nilai mata pelajaran pendukung.
Prestasi akademik maupun non-akademik yang dinilai adalah tiga prestasi terbaik siswa.
Khusus untuk program studi di bidang Seni dan Olahraga, siswa wajib mengunggah portofolio sebagai penilaian tambahan.
Kuota SNBP 2026
Kuota jalur SNBP untuk tahun 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dari tahun sebelumnya.
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diwajibkan menyediakan kuota minimum 20% bagi calon mahasiswa melalui jalur SNBP, dengan biaya yang ditanggung pemerintah.
Ini berlaku untuk PTN Badan Layanan Umum (BLU) & PTN Satuan Kerja (SATKER) serta PTN Berbadan Hukum (PTNBH).
Pada tahun 2025, terdapat 76 PTN akademik, 44 PTN vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berpartisipasi.
Jadwal Penting SNBP 2026
Calon peserta SNBP 2026 perlu mencermati jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk mempersiapkan diri.
Pengumuman Kuota Sekolah: Akan dilakukan pada tanggal 29 Desember 2025.
Masa Sanggah Kuota Sekolah: Berlangsung dari 29 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026.
Registrasi Akun SNPMB untuk Sekolah: Dimulai pada 5 Januari dan berakhir pada 26 Januari 2026.
Pengisian PDSS oleh Sekolah: Dilaksanakan dari 5 Januari hingga 2 Februari 2026. Tidak ada perpanjangan waktu untuk pengisian PDSS ini.
Registrasi Akun SNPMB untuk Siswa: Dibuka pada 12 Januari dan ditutup pada 18 Februari 2026.
Pendaftaran SNBP: Berlangsung dari 3 Februari hingga 18 Februari 2026.
Pengumuman Hasil SNBP: Dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: Tersedia dari 3 Februari hingga 30 April 2026.
Itulah beberapa komponen nilai SNBP 2026, kuota, hingga jadwal lengkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









