Reaksi Endoterm: Saat Panas Lingkungan Terserap ke Dalam Sistem

AKURAT.CO Dalam dunia kimia, energi adalah kunci yang menentukan jalannya sebuah reaksi. Salah satu konsep penting yang sering dibahas adalah reaksi endoterm—reaksi yang hanya bisa berlangsung dengan menyerap panas dari lingkungan.
Menurut Khan Academy dan Encyclopaedia Britannica, proses ini membuat suhu sekitar menurun karena energi yang ada ditarik masuk ke dalam sistem.
Reaksi endoterm ditandai dengan perpindahan panas dari lingkungan ke sistem reaksi. Akibatnya, produk reaksi memiliki energi lebih tinggi dibandingkan reaktan.
Inilah sebabnya reaksi endoterm tidak bisa berjalan spontan tanpa tambahan energi dari luar.
Jika divisualisasikan dalam grafik energi, posisi produk selalu berada lebih tinggi dibandingkan reaktan, menunjukkan adanya energi ekstra yang tersimpan.
Baca Juga: Sumpah Pemuda, Tonggak Persatuan Menuju Indonesia Merdeka
Contoh-Contoh Nyata Reaksi Endoterm
-
Fotosintesis: Pabrik Energi Kehidupan
Tumbuhan menyerap energi cahaya matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa serta oksigen.
Energi yang tersimpan dalam glukosa ini tidak hanya penting bagi tumbuhan, tetapi juga menjadi sumber energi utama bagi seluruh makhluk hidup di bumi. Tanpa fotosintesis, kehidupan seperti yang kita kenal tidak akan ada.
-
Instant Cold Pack: Sains di Kotak Pertolongan Pertama
Ketika amonium nitrat larut dalam air, suhu larutan justru turun karena panas lingkungan terserap ke dalam reaksi.
Prinsip ini digunakan dalam cold pack instan yang sering dipakai untuk meredakan bengkak atau nyeri akibat cedera. Sains sederhana, manfaat besar.
-
Memasak dan Menguapkan Air
Saat merebus air, memanggang kue, atau memasak nasi, energi panas dari kompor atau oven masuk ke bahan makanan.
Begitu juga ketika keringat menguap dari kulit, energi panas tubuh diserap untuk mengubah air menjadi uap. Hasilnya? Tubuh terasa lebih sejuk.
Dekat dengan Kehidupan Sehari-Hari
Reaksi endoterm bukan sekadar teori di kelas kimia.
Dari fotosintesis yang menopang kehidupan, cold pack yang menolong saat darurat, hingga aktivitas sehari-hari di dapur, semua menunjukkan bahwa konsep ini nyata dan bermanfaat.
Baca Juga: KPK Apresiasi Putusan Hakim Tolak Gugatan Pra-peradilan Terkait Kasus BRI dan Bansos
Reaksi endoterm pada dasarnya adalah proses penyerapan energi panas agar sebuah reaksi kimia bisa berlangsung.
Energi ini membuat produk memiliki kandungan energi lebih tinggi dibandingkan reaktan.
Memahami mekanisme ini tidak hanya memperkaya pengetahuan kita tentang ilmu kimia, tetapi juga membantu melihat bagaimana energi bekerja dalam berbagai aspek kehidupan—dari alam, teknologi, hingga aktivitas sehari-hari.
Laporan: Novi Karyanti/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








