Apa yang Dimaksud dengan Energi Alternatif dan Contohnya?

AKURAT.CO Energi merupakan kebutuhan primer bagi manusia guna menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selama ini, sebagian besar kebutuhan energi dunia dipenuhi dengan sumber fosil seperti minyak bumi, batu bara dan gas alam.
Namun, sumber energi itu jumlahnya terbatas dan penggunaannya bisa menimbulkan dampak yang cukup serius bagi lingkungan.
Maka, muncul gagasan baru tentang energi alternatif yang bersumber dari alam tapi bisa diperbaharui.
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Transisi Energi Nasional
Apa Itu Energi Alternatif?
Energi alternatif adalah energi yang berasal dari sumber daya terbarukan, melimpah, dan ramah lingkungan, seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi hingga biomassa. Berbeda dengan bahan bakar fosil yang bisa habis, energi alternatif terus tersedia karena secara alami diperbarui oleh alam.
Tujuan utamanya adalah untuk menjamin ketersediaan energi secara berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada sumber fosil, sekaligus menekan emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab utama pemanasan global.
Jenis Energi Alternatif
• Energi Surya (Matahari): Menggunakan sinar matahari untuk menghasilkan listrik melalui panel surya atau sel fotovoltaik.
• Energi Angin: Memanfaatkan kekuatan angin untuk memutar turbin yang kemudian mengubah energi kinetik menjadi energi listrik.
• Energi Air: Aliran sungai, bendungan, hingga pasang surut laut bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik tenaga air.
• Energi Panas Bumi (Geotermal): Panas alami yang tersimpan di dalam perut bumi dimanfaatkan untuk menghasilkan uap yang menggerakkan turbin pembangkit listrik.
• Biomassa: Bahan organik seperti limbah pertanian, sampah, maupun sisa tanaman diolah menjadi energi panas atau diubah menjadi biogas dan biodiesel.
• Biofuel: Bahan bakar cair yang berasal dari sumber biologis, misalnya etanol dari tebu atau jagung, yang bisa digunakan sebagai pengganti bensin.
Baca Juga: JFX–KBI Gelar Seminar Brent Crude Oil Futures, Dorong Literasi Perdagangan Energi Global
Mengapa Energi Alternatif Penting?
Energi alternatif menjadi sangat penting untuk dikembangkan karena beberapa alasan, yakni sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara dan gas alam bersifat terbatas dan tidak bisa diperbaharui.
Jika manusia teru bergantung pada energi fosil tanpa pengelolaan yang bijak, maka suatu saat cadangannya akan habis. Selain itu, penggunaan fosil menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.
Proses pembakarannya menghasilkan karbon dioksida dan berbagai polutan yang mempercepat pemanasan global, mencemari udara serta merusak ekosistem.
Energi alternatif hadir sebagai solusi jangka panjang. Sumbernya berasal dari alam sehingga tidak akan habis jika digunakan terus menerus, energi ini jauh lebih ramah lingkungan dan dapat menjadi upaya untuk membangun masa depan bumi yang lebih sehat.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








