Mudik Itu Kepanjangan dari Apa? Ini Pengertian dan Asal-usulnya yang Jarang Diketahui

AKURAT.CO Mudik adalah tradisi yang sangat identik dengan Lebaran di Indonesia.
Setiap tahunnya, jutaan orang dari berbagai penjuru negeri berbondong-bondong menuju kampung halaman untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga.
Namun, pernahkah bertanya-tanya bahwa mudik itu singkatan dari apa? Dan bagaimana tradisi mudik ini bermula?
Berikut penjelasan lengkap tentang makna dan asal-usul mudik yang jarang diketahui banyak orang.
Baca Juga: 6 Pesan Islam untuk Anda yang Akan Ikut Pendaftaran Mudik Gratis 2025
Pengertian dan Kepanjangan Mudik
Sebelum membahas lebih jauh mengenai asal-usul mudik, banyak yang berpikir bahwa kata "mudik" adalah singkatan dari sesuatu.
Mudik berasal dari singkatan "Mulih Dhisik" dalam bahasa Jawa, yang berarti pulang terlebih dahulu.
Selain itu, menurut situs Kominfo, mudik juga dapat diartikan sebagai "Mulih Dilik" yang dalam bahasa Jawa berarti pulang sebentar.
Jika menurut laman Universitas Gadjah Mada, kata "mudik" berasal dari bahasa Melayu "udik", yang berarti hulu, ujung, atau desa.
Istilah ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Melayu di masa lalu yang sering melakukan perjalanan dengan perahu atau biduk dan kembali ke hulu pada sore hari.
Baca Juga: Inilah 10 Cara Mudah Download Video Lucu dari Aplikasi TikTok, Tanpa Tanda Air Cuma Lewat Link Ini!
Asal-Usul Tradisi Mudik
Dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, tradisi mudik dimulai pada tahun 1970-an.
Jakarta pada waktu itu menjadi satu-satunya kota besar di Indonesia yang menjadi tujuan utama untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.
Tujuan utamanya tentu saja untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di desa atau kota asal mereka.
Sejarah mencatat bahwa mudik memiliki akar budaya yang sangat erat dengan tradisi pulang kampung di kalangan masyarakat agraris.
Pada masa lalu, banyak warga desa yang bekerja di kota besar atau daerah lain, dan mereka biasanya kembali ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga serta merayakan momen Idulfitri.
Ini menjadi salah satu cara untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar.
Seiring waktu, mudik semakin meluas dan menjadi fenomena sosial yang sangat dinantikan setiap tahunnya.
Itulah penjelasan mengenai pengertian dan asal-usul adanya kata mudik dan menjadi tradisi setiap momen Idulfitri di Indonesia. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Ini Profil Lengkap Wendy Walters, Mantan Istri Reza Arab yang Dituding Childfree Oleh Netizen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





