Ortu Zaman Now Perlu Lebih Kreatif dalam Memberikan Nasihat pada Anak

AKURAT.CO Orang tua perlu lebih jeli dan kreatif dalam memberikan arahan pada anak generasi teknologi alih-alih mereka justru akan balik membantah Anda. Sepertinya juga agak kurang tepat ketika Anda mengungkit kembali apa yang Anda lakukan di zaman Anda karena hal itu sudah tidak relevan. “Mama dulu tidak seperti kamu loh yang membantah terus…,Mama dulu langsung nurut ketika dinasihati orang tua,” alih-alih mereka akan menggerutu yang pada akhirnya nasihat Anda tidak didengarkan.
Baca Juga: Humor Jadi Praktek Parenting yang Paling Efektif?
Ingat tujuan dalam memberikan nasihat pada anak adalah bahwa pesan atau arahan Anda dapat diterima baik oleh mereka, syukur-syukur dijalankan atau bahkan dijadikan kebiasaan yang nantinya akan membentuk karakter baik pada mereka. Salah satu cara kreatif yang bisa Anda terapkan yakni dengan menyusun nasihat menjadi sebuah quotes yang indah yang bisa dipajang buah hati Anda di laman-laman media sosialnya. Bagaimana? Apakah Anda mau mencobanya mulai dari sekarang?
Berbeda dengan anak-anak di generasi sebelumnya yang mungkin tidak akan banyak berbicara dan membantah ketika perintah orang tua tertuju pada mereka, namun akibat kemudahan akses informasi yang bisa digenggam oleh anak-anak ini, mereka akan senantiasa mempertanyakan setiap perintah yang kita berikan. Apa gunanya bagi mereka perintah itu? Mengapa mereka harus menjalani perintah yang kita berikan? Bagaimana jika mereka tidak menurutinya, apakah ada konsekuensinya?
Baca Juga: Parenting ala Ayu Ting Ting, Jadi Teman Curhat Anak
Sehingga orang tua harus punya daya kreatif yang cukup besar untuk bisa menghadapi rasa kritis anak di era maraknya teknologi seperti sekarang. Entah apakah orang tua harus meriset terlebih dahulu mengenai apa-apa saja yang akan menjadi kritikan anak, atau apakah masing-masing orang tua sudah menyiapkan cara yang paling kreatif dalam memberikan arahan pada anak atau Anda akan mencari cara alternatif dengan lebih mengedepankan pemberian contoh perilaku pada anak, misalnya jika Anda ingin anak Anda rajin dalam membaca buku ketimbang bermain gadget, maka Anda juga harus lebih rajin membaca buku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






